Idrus Marham Yakin Tak Ada Desakan Munaslub Saat Temui DPD Golkar

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto (tengah) didampingi Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham (kanan) dan Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid (kiri) tiba dalam Rapat Pengurus Pleno DPP Partai Golkar, di Kantor DPP Golkar, Jakarta, 10 Oktober 2017. Rapat ini dipimpin oleh Setya Novanto. ANTARA

    Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto (tengah) didampingi Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham (kanan) dan Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid (kiri) tiba dalam Rapat Pengurus Pleno DPP Partai Golkar, di Kantor DPP Golkar, Jakarta, 10 Oktober 2017. Rapat ini dipimpin oleh Setya Novanto. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana tugas Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Idrus Marham mengatakan akan menggelar pertemuan dengan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar se-Indonesia besok, Sabtu, 25 November 2017. Idrus menuturkan pertemuan itu untuk menjelaskan ihwal hasil rapat pleno Partai Golkar pada Selasa, 21 November lalu.

    "Kami (DPP) akan menyampaikan kepada DPD I besok pukul 19.00 di Hotel Sultan," katanya di Bakrie Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 24 November 2017.

    Baca juga: Dua Jurus Melengserkan Setya Novanto

    Idrus mengklaim surat undangan telah disebar kepada semua Ketua DPD I Partai Golkar. Menurut dia, seluruh jajaran pengurus pusat juga akan hadir dalam pertemuan itu.

    Idrus meyakini para Ketua DPD I akan memahami penjelasan DPP ihwal hasil rapat pleno. Dia juga meyakini DPD I tak akan mendesak menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub) untuk mengganti Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

    "Kami punya tekad keyakinan Ketua DPD I tidak hanya memahami, tapi menerima keputusan DPP," ujarnya.

    Idrus mengatakan keyakinan itu lantaran dia selama ini memiliki hubungan baik dengan para DPD se-Indonesia. Dia membantah pertemuan besok bertujuan meredam suara sejumlah Ketua DPD I yang mendorong digelarnya munaslub.

    Sejumlah Ketua DPD I Partai Golkar dikabarkan tengah mengumpulkan tanda tangan untuk mendesak munaslub. Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung mengaku dihubungi sejumlah Ketua DPD dari Pulau Jawa.

    "Sama sekali bukan meredam karena mereka tidak perlu diredam. Enggak, saya punya keyakinan tidak (minta munaslub)," tutur Idrus Marham.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.