Bahtsul Masail Munas NU: Ujaran Kebencian Perbuatan Tercela

Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj (hijau), bersama Menteri Agama, Lukman Hakim (kanan) dan Menteri Dalam Negri Tjahjo Kumolo (kiri) saat Apel Hari Santri Nasional yang diadakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Tugu Proklamasi, Jakarta, 22 Oktober 2017. Tempo/Ilham Fikri

TEMPO.CO, Jakarta - Sidang Komisi Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Maudluiyah Musyawarah Nasional Alim Ulama 2017 di Pondok Pesantren Darul Falah, Jalan Banda Seraya, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat menyatakan ujaran kebencian termasuk kategori perbuatan tercela (akhlak mazmumah). Perbuatan itu haram dilakukan untuk kepentingan apa pun, termasuk untuk tujuan kebaikan, seperti dakwah, memerangi kejahatan, atau amar ma’ruf nahi munkar.

Amar ma’ruf nahi munkar tidak bisa dilakukan dengan kemungkaran karena mengajak kebaikan juga harus dilakukan dengan kebaikan,” kata Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Mahbub Ma’afi menyampaikan rumusan sidang komisi melalui rilis pada Jumat, 24 November 2017.

Baca: Presiden Jokowi Buka Munas Alim Ulama di Lombok

Amar ma’ruf nahi munkar tidak dapat dibenarkan melalui ujaran kebencian, yang dalam Islam merupakan bagian dari kemungkaran.” Demikian kesepakatan forum Sidang Komisi Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Maudluiyah Musyawarah Nasional Alim Ulama 2017, yang dirilis secara tertulis, Jumat, 24 November 2017.

Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama itu dibuka Presiden Joko Widodo tadi malam, Kamis, 23 November 2017. Keputusan setiap sidang komisi baru akan diresmikan pada Sabtu, 25 November 2017, dalam sidang pleno menjelang penutupan. Ujaran kebencian merupakan salah satu dari lima pembahasan lain, yakni fiqih penyandang disabilitas, distribusi lahan/aset, konsep amil dalam negara modern menurut pandangan fiqih, konsep taqrir jama’i, dan konsep ilhaqul masail binadhairiha.

Baca juga: NU: Radikalisme Menyebar ke Kampus ...

Komisi Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Maudluiyah membahas isu tematik-konseptual ketimbang menemukan hukum halal-haram. Katib Syuriyah Pengurus Besar NU KH Abdul Ghofur Maimoen memimpin forum pembahasan ujaran kebencian itu. 

Ujaran kebencian diharamkan karena menyerang kehormatan pribadi dan golongan yang dilindungi agama (hifdhl-‘irdh) dan membawa dampak yang serius bagi tata kehidupan sosial masyarakat. Dampaknya adalah permusuhan, pertikaian, dan kebencian di antara satu orang dengan orang lain serta golongan dengan golongan yang lain.






Serikat Nelayan NU Bagi Ikan Gratis untuk Warga Menteng Dalam

21 hari lalu

Serikat Nelayan NU Bagi Ikan Gratis untuk Warga Menteng Dalam

Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama membagikan satu ton ikan gratis kepada masyarakat di kawasan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan.


Kontroversi Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet, Ini Penjelasan Pakar Bahasa

37 hari lalu

Kontroversi Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet, Ini Penjelasan Pakar Bahasa

Pakar Bahasa dari UIN Syarif Hidayatullah sebut dari segi bahasa, lagu itu tidak memiliki unsur negatif, namun dari segi kepantasan tidak pas.


PBNU Buka Pendaftaran Beasiswa ke Universitas Al Azhar Kairo

15 Juli 2022

PBNU Buka Pendaftaran Beasiswa ke Universitas Al Azhar Kairo

Pendaftaran beasiswa ke Universitas Al Azhar Kairo dibuka sejak 14-20 Juli 2022.


UNU Yogyakarta dan UEA Teken MoU Pendirian Sekolah Masa Depan

3 Juli 2022

UNU Yogyakarta dan UEA Teken MoU Pendirian Sekolah Masa Depan

Penandatangan MoU antara PBNU dan UEA dilakukan untuk mendirikan sekolah masa depan di bawah UNU Yogyakarta


Rahasia Pesantren Tambakberas Berdiri Hingga Usia Hampir 2 Abad

28 Juni 2022

Rahasia Pesantren Tambakberas Berdiri Hingga Usia Hampir 2 Abad

Putri Abdul Wahab, Nyai Mundjidah Wahab memaparkan, ada empat modal yang menjadi rahasia Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Apa saja?


Profesor NU, Anak Penjual Petis Jadi Rektor UIN Sunan Ampel

13 Juni 2022

Profesor NU, Anak Penjual Petis Jadi Rektor UIN Sunan Ampel

Muzakki yang merupakan Guru besar bidang Sosiologi Pendidikan UIN Sunan Ampel adalah seorang putra penjual petis di Pasar Sidoarjo.


Ketua Majelis Sang Presiden Dukung Anies Baswedan, PBNU: Ia Pernah di LPBHNU

9 Juni 2022

Ketua Majelis Sang Presiden Dukung Anies Baswedan, PBNU: Ia Pernah di LPBHNU

Ahmad Nurul Huda Haem menyatakan Ketua Majelis Sang Presiden Abu Abdurrahman memang pernah duduk sebagai Wakil Ketua LPBHNU.


Ketua Panitia Majelis Sang Presiden Dukung Anies Disebut NU, PBNU Membantah

9 Juni 2022

Ketua Panitia Majelis Sang Presiden Dukung Anies Disebut NU, PBNU Membantah

Ketua PBNU Ahmad Fahrurrozi mengaku tidak mengenal ketua panitia deklarasi dukung Anies Capres 2024 di Hotel Bidakara.


Gus Jazil Ajak Nahdliyin Gotong Royong Bangun RSNU Gresik

14 Mei 2022

Gus Jazil Ajak Nahdliyin Gotong Royong Bangun RSNU Gresik

Nahdlyin yang bersatu dan bekerja sama akan lebih mudah membangun bangsa.


Bamsoet Dorong NU Manfaatkan Teknologi Digital

12 April 2022

Bamsoet Dorong NU Manfaatkan Teknologi Digital

Sebagai negara dengan mayoritas muslim, berpeluang besar mengembangkan ekonomi syariah memanfaatkan digitalisasi.