Golkar NTT Dengar Setya Novanto Mundur Meski Menang Praperadilan

Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid didampingi Sekjen Partai Golkar Idrus Marham dan sejumlah anggota partai sebelum menggelar Rapat Pleno tertutup Partai Golkar, di Jakarta, 21 November 2017. Rapat Pleno tersebut untuk menentukan langkah penyelamatan partai menyusul ditahannya Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto oleh KPK terkait korupsi pengadaan e-KTP. TEMPO/ Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Golkar Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena mengatakan partainya pasti menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub). Melki berujar, kepada seorang politikus Golkar, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengatakan akan mundur sekalipun memenangi praperadilan.

"Saya tidak bisa sebut nama, tapi dari orang yang bisa saya percaya. Menang pun pasti dia akan mundur," kata Melki di kantor Center for Strategic and Information Studies, Jakarta, pada Kamis, 23 November 2017. Sumber yang dikutip ucapannya itu, menurut Melki, mendengar langsung dari Setya.

Pada 21 November lalu, Setya Novanto menolak mundur dari kursi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat. Dia mengirim surat yang berisi permintaan agar Mahkamah Kehormatan Dewan tak menggelar sidang untuk menonaktifkan dia sebagai ketua maupun anggota DPR.

Baca:
Hasil Rapat Pleno Golkar: Nasib Setya Novanto...
Nusron Wahid: Golkar Akan Berhentikan Setya...

Melki mengatakan munaslub partainya pasti terjadi. Namun, kata dia, memang sebaiknya digelar setelah ada putusan praperadilan yang diajukan Setya, sejalan dengan hasil keputusan rapat pleno Partai Golkar yang digelar pada Selasa, 21 November 2017.

Sejumlah Ketua DPD I menunjukkan ketidakpuasan terhadap hasil pleno itu. Mereka mendorong munaslub digelar untuk mengganti ketua umum partai berlambang pohon beringin tersebut. Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan ada lebih dari 20 DPD I yang menyepakati hal itu. "Sudah banyak DPD I yang mendorong terjadinya perubahan," kata Dedi di acara diskusi KOSGORO, Rabu, 22 November 2017.

Baca juga: Sebut Airlangga Calon Ketum Golkar, Nusron...

Mengenai desakan dari DPD I ini, Melki tak sepakat dengan mekanisme konsolidasi yang ditempuh sejumlah rekannya. Menurut dia, mereka seharusnya duduk bersama untuk merumuskan perubahan yang diinginkan. "Lebih baik mengundang semuanya, kita langsung duduk bareng. Nanti setuju tidak setuju, kita sampaikan bersama-sama," ujar Melki.

Melki mengatakan, setelah pertemuan sekitar 28 Ketua DPD I di Hotel Mandarin pada Kamis, 16 November 2017, pada malam saat Setya Novanto mengalami kecelakaan, belum ada lagi rencana pertemuan DPD I Partai Golkar. "Belum ada pertemuan lagi walaupun sedang disiapkan pertemuan DPD I se-Indonesia."

BUDIARTI UTAMI PUTRI | KHOIRY






Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

5 hari lalu

Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri tetap terancam sanksi dari Partai Golkar setelah aksinya menginjak sopir truk viral


Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

6 hari lalu

Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

Tingkat elektabilitas PDIP mencapai 21,6 persen; Demokrat dan Golkar mencapai 11,3 persen.


Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

6 hari lalu

Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

Puan Maharani akan melanjutkan safari politiknya. PDIP menyebut sudah berkomunikasi dengan Golkar. Tergantung kecocokan waktu.


Survei CSIS: Golkar Populer di Pemilih Muda, Demokrat Paling Disukai

6 hari lalu

Survei CSIS: Golkar Populer di Pemilih Muda, Demokrat Paling Disukai

Golkar mencapai popularitas 94,0 persen dan kesukaan 75,9 persen.


Wakil Ketua DPRD Depok Injak Leher Sopir Truk, Petang Ini Dipanggil Tim Khusus Golkar

6 hari lalu

Wakil Ketua DPRD Depok Injak Leher Sopir Truk, Petang Ini Dipanggil Tim Khusus Golkar

DPD Partai Golkar Kota Depok menjadwalkan pemanggilan terhadap Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri, Senin petang, 26 September 2022.


Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang Injak Sopir Truk Terancam Dipecat

9 hari lalu

Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang Injak Sopir Truk Terancam Dipecat

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri menginjak sopir truk dan menghukumnya untuk push up


Politisi Jadi Anggota BPK, Ekonom: Bisa Terjadi Conflict of Interest

12 hari lalu

Politisi Jadi Anggota BPK, Ekonom: Bisa Terjadi Conflict of Interest

Terpilihnya politisi sebagai anggota BPK perlu menjadi perhatian karena rentan terjadi conflict of interest.


Formapi Sebut Fit and Proper Test Calon Anggota BPK di Komisi XI Hanya Formalitas

12 hari lalu

Formapi Sebut Fit and Proper Test Calon Anggota BPK di Komisi XI Hanya Formalitas

Formappi mengatakan pemenang anggota BPK sudah ada sebelum fit and proper test berlangsung.


Sah, Politikus Partai Golkar Ahmadi Noor Supit Terpilih jadi Anggota BPK

12 hari lalu

Sah, Politikus Partai Golkar Ahmadi Noor Supit Terpilih jadi Anggota BPK

Ahmadi Noor Supit sah terpilih sebagai anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2022-2027 pada Selasa, 20 September 2022.


Politisi Golkar Minta Pemerintah Tegas Tolak Usulan Hapus Listrik 450 VA

14 hari lalu

Politisi Golkar Minta Pemerintah Tegas Tolak Usulan Hapus Listrik 450 VA

Politisi Partai Golkar Fahira Idris menanggapi usulan Badan Anggaran atau Banggar Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) soal usulan penghapusan daya listrik 450 VA dan dialihkan ke daya 900 VA.