Setelan Sporty dan Tongkat Anas Urbaningrum di Sidang E-KTP

[11:10, 11/23/2017] Peb: Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum hadir bersaksi di sidang lanjutan kasus korupsi e-KTP untuk terdakwa Andi Narogong di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Kamis, 23 November 2017. Tempo/Fajar Pebrianto

TEMPO.CO, Jakarta- Sempat mangkir dari persidangan kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) pada akhir Oktober 2017 lalu, Anas Urbaningrum akhirnya hadir memenuhi panggilan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menjadi saksi untuk terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Terpidana kasus korupsi proyek Hambalang tersebut tampak sudah hadir di gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat sejak pukul 09.30 WIB, sekitar satu jam sebelum persidangan dimulai. Ia menggunakan setelan sporty, jaket hitam dan sepatu olahraga.

Baca: Anas Urbaningrum Kembali Bantah Terima Aliran Dana E-KTP

"Memang karena di situ (mobil tahanan) dingin, di dalam (ruang persidangan) juga tadi dingin," kata Anas saat ditemui usai bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Kamis, 23 November 2017.

Selain menggunakan setelan sporty, Anas hadir di gedung pengadilan menggunakan tongkat yang membantunya berjalan. "Iya, ini karena jatuh disana (Lapas Sukamiskin)," kata Anas kepada Tempo. Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, merupakan tempat Anas menjalani hukuman setelah divonis 14 tahun penjara oleh Mahkamah Agung dalam kasus korupsi Hambalang.

Baca: Tentang Tudingan E-KTP Nazaruddin, Anas: Ini Kesurupan Darimana?

Ketua Majelis Hakim John Halasan Butar Butar sempat bertanya, "Anda saya lihat menggunakan tongkat, kenapa?". Anas menjawab, "Baru selesai operasi lutut, Yang Mulia."

Tak hanya soal operasi lutut yang disampaikan Anas kepada majelis hakim. Di persidangan hari ini, Anas kembali menegaskan pembelaannya, "Saya menyampaikan fakta bahwa saya tak pernah menerima sesuatu dari proyek e-KTP," kata Anas.

Anas Urbaningrum ikut terseret pusaran kasus korupsi e-KTP. Dalam dakwaan Andi Narogong, namanya ikut menerima aliran dana e-KTP sebesar US$ 5,5 juta. Sebagian uang proyek e-KTP juga diduga mengalir untuk biaya akomodasi kongres Partai Demokrat di Bandung saat Anas terpilih menjadi ketua umum.






Pemain Lama dengan Bungkus Partai Baru di Pemilu 2024

3 Agustus 2022

Pemain Lama dengan Bungkus Partai Baru di Pemilu 2024

Sejumlah partai mendaftar untuk ikut Pemilu 2024. Ada partai besutan loyalis Anas Urbaningrum hingga partai bentukan Amien Rais.


Demokrat Tak Takut Tergerus Suara Partai Besutan Loyalis Anas Urbaningrum

2 Agustus 2022

Demokrat Tak Takut Tergerus Suara Partai Besutan Loyalis Anas Urbaningrum

Partai Demokrat mengaku tak takut tergerus suaranya dengan kehadiran Partai Kebangkitan Nusantara yang merupakan besutan loyalis Anas Urbaningrum itu.


Menanti Anas Urbaningrum Bebas, PKN: Mau Posisi Apa pun Tak Ada Masalah

2 Agustus 2022

Menanti Anas Urbaningrum Bebas, PKN: Mau Posisi Apa pun Tak Ada Masalah

Gde Pasek Suardika mengatakan, Partai Kebangkitan Nusantara terus berdiskusi dengan Anas Urbaningrum yang kini masih ada di penjara Sukamiskin.


Partai Kebangkitan Nusantara yang Didirikan Loyalis Anas Urbaningrum Daftar ke KPU Hari Ini

2 Agustus 2022

Partai Kebangkitan Nusantara yang Didirikan Loyalis Anas Urbaningrum Daftar ke KPU Hari Ini

Partai Kebangkitan Nusantara saat ini dipimpin Gede Pasek Suardika. Pasek merupakan mantan politikus Partai Demokrat di bawah Anas pada 2010.


Partai Demokrat Targetkan 15 Persen Kursi DPR, Pengamat: Kelihatannya Berat

22 Mei 2022

Partai Demokrat Targetkan 15 Persen Kursi DPR, Pengamat: Kelihatannya Berat

Pengamat menilai Partai Demokrat masih akan menanggung beban kasus korupsi yang mendera kadernya pada Pemilu 2024.


Angelina Sondakh Jalani Cuti Mulai Hari Ini, Ditjenpas: Dia Minta Maaf

3 Maret 2022

Angelina Sondakh Jalani Cuti Mulai Hari Ini, Ditjenpas: Dia Minta Maaf

Angelina Sondakh meminta maaf atas perbuatan yang membuatnya harus mendekam di penjara selama 10 tahun.


Gede Pasek: Partai Kebangkitan Nusantara Tak Terkait Moeldoko dan Demokrat

5 November 2021

Gede Pasek: Partai Kebangkitan Nusantara Tak Terkait Moeldoko dan Demokrat

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara Gede Pasek Suardika mengatakan partainya tak berhubungan dengan polemik antara Demokrat dengan Moeldoko.


Demokrat Apresiasi Kehadiran Partai Politik Baru

31 Oktober 2021

Demokrat Apresiasi Kehadiran Partai Politik Baru

Demokrat berharap kehadiran parpol baru, seperti Partai Kebangkitan Nusantara, bisa menyumbang gagasan-gagasan yang segar.


Gede Pasek Jelaskan Misinya Jadi Ketum Partai Kebangkitan Nusantara

30 Oktober 2021

Gede Pasek Jelaskan Misinya Jadi Ketum Partai Kebangkitan Nusantara

Gede Pasek mengatakan gagasan yang akan diperjuangkan di Partai Kebangkitan Nusantara adalah penguatan wawasan nusantara dalam pemerintahan.


Keluar dari Hanura, Gede Pasek Suardika Jadi Ketum Partai Kebangkitan Nusantara

30 Oktober 2021

Keluar dari Hanura, Gede Pasek Suardika Jadi Ketum Partai Kebangkitan Nusantara

Gede Pasek Suardika Ada tantangan baru dan sekaligus juga agar ide dan program politik yang diperjuangkan bisa berjalan dengan maksimal