Diperiksa KPK 12 Jam, Plt Sekjen DPR Ditanya Soal Administrasi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto tiba di gedung KPK, Jakarta, 19 November 2017. Status Novanto sudah menjadi tahanan KPK. Penahanan Novanto dimulai sejak 17 November 2017 hingga 6 Desember 2017. ANTARA FOTO

    Tersangka kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto tiba di gedung KPK, Jakarta, 19 November 2017. Status Novanto sudah menjadi tahanan KPK. Penahanan Novanto dimulai sejak 17 November 2017 hingga 6 Desember 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana tugas Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat, Damayanti, selesai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam pemeriksaan, Damayanti mengaku ditanya penyidik ihwal administrasi kesekretariatan.

    "Administrasi aja. Pokoknya masalah SK-SK yang penempatan komisi. Hanya itu," kata Damayanti seusai diperiksa di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu 22 November 2017. Damayanti selesai diperiksa KPK sekitar pukul 22.20 WIB.

    Simak: KPK Terus Menggali Peran Setya Novanto dalam Kasus E-KTP

    Damayanti juga mengaku ditanya soal surat yang memberikan informasi bahwa Setya Novanto selaku ketua umum Golkar mengambil keputusan untuk menunda proses pergantian ketua DPR sampai proses hukum yang melilitnya terselesaikan. "Iya. Sedikit ditanya," ujarnya.

    Damayanti diperiksa sekitar 12 jam sejak pukul 10.00 WIB. Ia mengatakan banyak berkas penyidikan yang harus diperiksa dan diklarifikasi. "Sepuluh jam tapi kan ada istirahat, ada salat ada makan," ujarnya. Ia mengaku hanya ditanya penyidik soal administrasi.

    KPK memeriksa sejumlah saksi untuk tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Beberapa saksi tersebut adalah politikus Golkar Ade Komarudin, bekas Bos PT. Gunung Agung Made Oka Masagung, dan pengusaha Andi Agustinus atau Andi Narogong.

    Juru bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan sejak penahanan Setya Novanto dilakukan, penyidik terus memanggil sejumlah pihak terkait keterlibatan Setya Novanto. "Penyidik terus menggali dugaan peran SN di kasus e-KTP dan memperkuat konstruksi hukum kasus e-KTP," ujarnya.

    Setya Novanto ditahan sejak Senin, 20 Oktober 2017. Sejak itulah KPK mengatakan bahwa Setya sudah mulai diperiksa oleh penyidik. Setya telah merespons setiap pertanyaan penyidik seusai kecelakaan yang dia alami pada Kamis malam, pekan lalu.

    Setya Novanto resmi diumumkan sebagai tersangka oleh KPK pada 10 November 2017. Meski demikian surat perintah penyidikan terhadap Setya sudah diterbitkan KPK sejak 31 Oktober 2017. KPK menggeber penyelesaian berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke pengadilan.

    ARKHELAUS W.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.