KPK Perpanjang Masa Tahanan Amir Mirza dalam Suap Wali Kota Tegal

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka Bupati Tegal (nonaktif) Siti Mashita Soeparno, seusai menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, 25 Oktober 2017. Dalam pemeriksaan ini KPK memperpanjang masa penahanannya terkait kasus suap pengelolaan dana dan jasa pelayanan RSUD Kardinah di Kota Tegal tahun anggaran 2017. TEMPO/Imam Sukamto

    Tersangka Bupati Tegal (nonaktif) Siti Mashita Soeparno, seusai menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, 25 Oktober 2017. Dalam pemeriksaan ini KPK memperpanjang masa penahanannya terkait kasus suap pengelolaan dana dan jasa pelayanan RSUD Kardinah di Kota Tegal tahun anggaran 2017. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa tahanan tersangka Amir Mirza Hutagalung dalam kasus dugaan suap Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno Masa penahanan dilakukan untuk 30 hari ke depan.

    "Penyidik memperpanjang penahanan tersangka AMH hari ini selama 30 hari mulai 28 November-27 Desember 2017," kata juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan di kantornya di Jakarta, Rabu 22 November 2017.

    Simak: Daftar Harta Wali Kota Tegal Siti Masitha

    Sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga tersangka terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan dana jasa kesehatan di RSUD Kardinah dan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Tegal Tahun Anggaran 2017. Ketiganya adalah Wali Kota Tegal Siti Mashita Soeparno (SMS), Amir Mirza Hutagalung (AMZ) seorang pengusaha.

    KPK menduga Amir Mirza adalah  orang kepercayaan Wali Kota Tegal yang diduga sebagai pihak penerima. KPK juga menetapkan Wakil Direktur RSUD Kardinah Kota Tegal Cahyo Supriadi (CHY) yang diduga sebagai pihak pemberi, sebagai tersangka.

    Pasca-penangkapan pada akhir Agustus 2017, KPK menduga Siti Masitha Soeparno telah menerima uang sebanyak Rp 1,6 miliar dalam rentang Januari hingga Agustus 2017 dalam bentuk jasa pelayanan. Lalu Rp 3,5 miliar dari fee proyek-proyek dan setoran kepala dinas di lingkungan Pemprov Tegal selama rentang periode yang sama. 

    ARKHELAUS W.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?