Kahiyang Ayu - Bobby Akan Jalani Kirab Sepanjang 2 Kilometer

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kahiyang Ayu (AntaraNews.com)

    Kahiyang Ayu (AntaraNews.com)

    TEMPO.CO, Medan - Berbagai persiapan rangkaian acara pernikahan Kahiyang Ayu  Siregar dan Bobby Afif Nasution terus dimatangkan. Salah satunya yaitu dengan melaksanakan simulasi kirab. 

    Lewat simulasi, diketahui jarak yang akan ditempuh Kahiyang dan Bobby saat kirab nantinya sepanjang 2.6 kilometer. Rutenya mulai Medan International Convention Center (MICC) di Jalan Gagak Hitam hingga kerumah orang tua Bobby di Komplek Bukit Hijau Regency Taman Setia Budi (BHR Tasbi).

    Kahiyang dan Bobby nantinya akan menaiki kereta kencana dibarisan depan. Mereka berdua akan diiringi orang tuanya, Jokoki-Iriana serta ibu dan paman Bobby, Ade Hanifah Siregar dan Doli Siregar.

    Namun rute ini pun masih akan dievaluasi kembali. "Rute kirab sepanjang 2.6 km masih disempurnakan. Apakah nanti rute yang dilewati itu mutar lewat depan atau dari samping", ujar Pangdam 1 Bukit Barisan, Cucu Soemantri, yang juga ikut memantau simulasi kirab, Rabu, 22 November 2017.

    Simak: 500 Jurnalis Liput Ngunduh Mantu Putri Jokowi

    Menurut Cucu, kereta kencana yang dipakai berasal dari Solo. Selain itu ada pula andong yang didatangkan dari kawasan wisata Berastagi dan puluhan becak motor.

    Khusus untuk pengendara becak, pihak berwajib akan melakukan tes kesehatan, izin mengemudi dan kelengkapan lainnya.
    "Kesehatannya sudah diperiksa, termasuk tes urine juga, tambah Kapolda Sumatera Utara, Irjel Polisi Paulus Waterpauw.

    Acara pesta pernikahan Kahiyang Ayu  Siregar dan Bobby Afif Nasution pada 24-26 November mendatang. Namun keduanya sudah melewati beberapa rangkaian acara adat seperti Haroan Boru dan mangalehan (pemberian) marga Siregar kepada Kahiyang.

    IIL ASKAR MONDZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?