Dua Malam di Tahanan KPK, Setya Novanto Belum Ditemui Keluarga

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ketua DPR Setya Novanto, menjalani pemeriksaan perdana pasca penahanan, di gedung KPK, Jakarta, 21 November 2017. Setya terlihat kesulitan berjalan saat keluar dari mobil tahanan dan dibantu oleh seorang petugas. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Dua malam mendekam di Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tersangka korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), Setya Novanto, belum ditemui anggota keluarganya. Fredrich Yunadi, kuasa hukum Setya, mengatakan pihaknya belum mengantongi izin dari penyidik KPK untuk bisa memboyong keluarga kliennya ke rutan.

Alhasil, sejak mendekam di rutan, Setya baru bisa dikunjungi Fredrich seorang. Fredrich pun tak tahu kapan KPK akan menerbitkan izin agar Setya bisa dikunjungi keluarganya atau pengunjung lain. “Tolong aja tanya orang KPK-nya,” kata Fredrich saat dihubungi Tempo di Jakarta, Rabu, 22 November 2017.

Baca juga: Jejak Rekam Hakim Praperadilan Setya Novanto Saat di Pontianak

Setya resmi ditahan KPK di rutan KPK, Jakarta Selatan, pada Senin, 20 November 2017. Tersangka kasus korupsi e-KTP tersebut ditahan untuk kepentingan penyidikan hingga 6 Desember 2017.

Setya telah diumumkan kembali menjadi tersangka oleh KPK pada 10 November 2017. Penahanan Ketua Umum Partai Golkar tersebut sempat diwarnai insiden penjemputan paksa pada Rabu, 15 November 2017. Setya terus mangkir dari panggilan pemeriksaan oleh penyidik KPK.

Fredrich menyebut sejumlah nama pengunjung sebenarnya sudah diajukan ke KPK, terutama istri dan anak-anak Setya Novanto. Pada Selasa, 21 November 2017, Fredrich bahkan sempat berujar, “Insya Allah hari ini janjinya akan diberikan persetujuan.” Namun, saat dikonfirmasi, ternyata hingga hari ini izin tersebut belum kunjung diterima.

Baca juga: Setya Novanto Kirim Surat ke DPR Minta Tidak Dilengserkan

Peraturan KPK, kata Fredrich, memang mengharuskan pihaknya mendaftarkan terlebih dahulu nama-nama yang ingin mengunjungi tahanan. Waktu kunjungan pun sangat dibatasi, hanya hari Senin dan Kamis, pukul 10.00-12.00. “Tidak seperti aturan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang boleh dikunjungi setiap saat,” ujarnya.

Besok adalah waktu kunjungan bagi tahanan. Jadi Setya Novanto barangkali akan bertemu dengan istri dan anak-anaknya jika memang akhirnya izin telah diterbitkan KPK.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan konfirmasi atas keterangan Fredrich Yunadi.






Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

15 hari lalu

Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

Rekam jejak DPR, sudah beberapa anggota DPR yang dilaporkan kepada MKD. Setelah Setya Novanto dan Harvey Malaiholo, ada Puan dan Effendi Simbolon.


Inilah 4 Kasus Besar yang Terbongkar karena Bantuan Justice Collaborator

49 hari lalu

Inilah 4 Kasus Besar yang Terbongkar karena Bantuan Justice Collaborator

Berikut beberapa kasus besar yang pernah berhasil dibongkar karena bantuan justice collaborator.


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

49 hari lalu

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

29 Juni 2022

KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

Gamawan Fauzi dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Paulus Tannos selaku Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra.


KPK Terima Duit Rp 86 Miliar Kasus Korupsi E-KTP dari Amerika Serikat

27 Juni 2022

KPK Terima Duit Rp 86 Miliar Kasus Korupsi E-KTP dari Amerika Serikat

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan uang itu bisa kembali ke Indonesia karena bantuan pemerintah Amerika Serikat dalam kasus korupsi e-KTP.


Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyatakan aset milik Bank Aspac yang disita mencapai Rp 2 triliun.


Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

Satgas BLBI menyita aset obligos PT Bank Aspac di Bogor hari ini. Satu dari dua pemilik bank tersebut merupakan besar mantan Ketua DPR Setya Novanto.


Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

15 Mei 2022

Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

Kedua obligor BLBI ini menggugat Kementerian Keuangan dan meminta pengadilan menyatakan mereka bukan penanggung utang Bank Aspac.


KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

21 Maret 2022

KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

KPK melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos.


KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

12 Maret 2022

KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

Alex mengatakan KPK perlu mengetahui tindak pidana muasal Setya Novanto yang sedang disidik Bareskrim.