Idrus Marham: Golkar Pikirkan Lagi Kader yang Sudah Dipecat

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham di ruang kerjanya di Kantor DPP Golkar, Jakarta, 6 November 2017. TEMPO/Ahmad Faiz

TEMPO.CO, Jakarta - Rapat pleno DPP Partai Golkar menyetujui Sekretaris Jenderal Idrus Marham diangkat sebagai pelaksana tugas ketua umum sampai ada keputusan sidang praperadilan Setya Novanto. Lalu bagaimana dengan nasib kader Golkar yang dipecat karena kerap menuntut Setya Novanto lantaran terseret perkara korupsi?.

Idrus mengatakan dalam rapat pleno DPP Golkar, sempat ada masukan untuk mempertimbangkan kembali pemecatan para kader itu. "Jadi tadi memang ada aspirasi, tentu akan melalui mekanisme yang ada," kata dia di Kantor DPP Golkar, Jakarta pada Selasa, 21 November 2017.

Baca: Airlangga Mengaku Siap Gantikan Setya Novanto Jadi Ketum Golkar

Menurut Idrus, DPP Golkar telah memiliki mekanisme dan akan memprosesnya sesuai dengan aturan yang berlaku di internal partai. "Akan ditangani koordinator bidang kepartaian. Diproses di sana, dan apapun yang diputuskan di sana kami akan plenokan dan pleno yang akan memutuskan," ujarnya.

Salah satu kader yang dipecat Golkar adalah Ahmad Doli Kurnia. Lewat Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) yang ia deklarasikan bersama sejumlah kader, Doli kerap mengkritik kepemimpinan Setya Novanto dan menuntutnya untuk mundur.

Baca: Hasil Rapat Pleno Golkar: Nasib Setya Novanto Tunggu Praperadilan

Golkar memecat Doli pada akhir Agustus lalu. Pengurus DPP menilai gerakan yang dilakukan olehnya sudah tidak sesuai dengan aturan partai.

Meski telah dipecat, Doli menyatakan tidak berminat keluar dari Golkar. Menurut dia, ia bakal berjuang terus di Partai Golkar.

Pascapemecatannya, Doli mengklaim masih anggota Golkar. Ia menganggap pemecatan partai terhadap dirinya sebagai sesuatu yang jamak. “Biasa saja, risiko perjuangan saja," kata dia.






Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

5 hari lalu

Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri tetap terancam sanksi dari Partai Golkar setelah aksinya menginjak sopir truk viral


Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

6 hari lalu

Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

Tingkat elektabilitas PDIP mencapai 21,6 persen; Demokrat dan Golkar mencapai 11,3 persen.


Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

6 hari lalu

Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

Puan Maharani akan melanjutkan safari politiknya. PDIP menyebut sudah berkomunikasi dengan Golkar. Tergantung kecocokan waktu.


Survei CSIS: Golkar Populer di Pemilih Muda, Demokrat Paling Disukai

6 hari lalu

Survei CSIS: Golkar Populer di Pemilih Muda, Demokrat Paling Disukai

Golkar mencapai popularitas 94,0 persen dan kesukaan 75,9 persen.


Wakil Ketua DPRD Depok Injak Leher Sopir Truk, Petang Ini Dipanggil Tim Khusus Golkar

6 hari lalu

Wakil Ketua DPRD Depok Injak Leher Sopir Truk, Petang Ini Dipanggil Tim Khusus Golkar

DPD Partai Golkar Kota Depok menjadwalkan pemanggilan terhadap Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri, Senin petang, 26 September 2022.


Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang Injak Sopir Truk Terancam Dipecat

9 hari lalu

Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang Injak Sopir Truk Terancam Dipecat

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri menginjak sopir truk dan menghukumnya untuk push up


Politisi Jadi Anggota BPK, Ekonom: Bisa Terjadi Conflict of Interest

12 hari lalu

Politisi Jadi Anggota BPK, Ekonom: Bisa Terjadi Conflict of Interest

Terpilihnya politisi sebagai anggota BPK perlu menjadi perhatian karena rentan terjadi conflict of interest.


Formapi Sebut Fit and Proper Test Calon Anggota BPK di Komisi XI Hanya Formalitas

12 hari lalu

Formapi Sebut Fit and Proper Test Calon Anggota BPK di Komisi XI Hanya Formalitas

Formappi mengatakan pemenang anggota BPK sudah ada sebelum fit and proper test berlangsung.


Sah, Politikus Partai Golkar Ahmadi Noor Supit Terpilih jadi Anggota BPK

12 hari lalu

Sah, Politikus Partai Golkar Ahmadi Noor Supit Terpilih jadi Anggota BPK

Ahmadi Noor Supit sah terpilih sebagai anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2022-2027 pada Selasa, 20 September 2022.


Politisi Golkar Minta Pemerintah Tegas Tolak Usulan Hapus Listrik 450 VA

14 hari lalu

Politisi Golkar Minta Pemerintah Tegas Tolak Usulan Hapus Listrik 450 VA

Politisi Partai Golkar Fahira Idris menanggapi usulan Badan Anggaran atau Banggar Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) soal usulan penghapusan daya listrik 450 VA dan dialihkan ke daya 900 VA.