Setya Novanto Bungkam Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 21 November 2017. KPK resmi mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap Setya yang saat itu tengah dirawat karena kecelakaan di RSCM. ANTARA

    Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 21 November 2017. KPK resmi mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap Setya yang saat itu tengah dirawat karena kecelakaan di RSCM. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), Setya Novanto, bungkam setelah diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, 21 November 2017. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat tersebut memilih diam ketika diberondong pertanyaan wartawan di gedung KPK, Jakarta Selatan.

    Setya diperiksa penyidik KPK selama sekitar 4,5 jam. Sekitar pukul 15.00 WIB, ia keluar sambil dituntun seorang petugas KPK. Kuasa hukum Setya, Fredrich Yunadi, dan sejumlah petugas polisi ikut mengawal.

    Baca juga: Tiga Alasan Otto Hasibuan Mau Jadi Pengacara Setya Novanto

    Diberondong puluhan pertanyaan, Setya tak membuka mulut sedikit pun. Hanya ada arahan dari petugas polisi yang mengawalnya. "Beri jalan, beri jalan," ujar polisi tersebut.

    Setya, yang hadir menggunakan setelan kemeja putih, celana hitam, dan rompi oranye khas tahanan KPK, terus berjalan menerobos kerumunan wartawan. Dia pun akhirnya masuk ke mobil tahanan yang sudah menunggu beberapa meter di depan gedung KPK.

    Fredrich mengaku tidak ada arahan khusus agar Setya diam saat ditanya wartawan. Ia mengatakan kliennya memang sedang dalam keadaan lemah. "Beliau (Setya) memang dalam keadaan enggak bisa jawab, enggak bisa ngomong," ucapnya.

    Ketua Umum Partai Golkar tersebut hari ini kembali menjalani pemeriksaan oleh KPK. Setya merupakan tersangka keenam dalam kasus korupsi e-KTP.

    Juru bicara KPK, Febri Diansyah, membenarkan jadwal pemeriksaan Setya hari ini. "Setya Novanto diagendakan diperiksa sebagai tersangka," kata Febri.

    Setya Novanto resmi diumumkan sebagai tersangka oleh KPK pada 10 November 2017. Sempat dijemput paksa KPK, Setya akhirnya resmi ditahan KPK pada 20 November 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.