Fahri Hamzah Ungkap Setya Novanto Dua Kali Bertemu Jokowi

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah menjawab pertanyaan wartawan di Gedung Nusantara III, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, 16 November 2017. Fahri menilai bahwa langkah KPK memasukkan Novanto ke DPO adalah salah karena keberadaan Novanto diketahui di RSCM dan RSCM dijaga polisi. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah menceritakan pernah mendengar kabar Ketua DPR Setya Novanto bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Menurut Fahri, pertemuan keduanya membahas kasus yang saat itu menjerat Setya, yaitu kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Pertemuan itu, kata Fahri, merupakan usul dia kepada Setya untuk berkomunikasi kepada Jokowi mengenai kasusnya. "Itu sudah lama. Kemarin saya bilang Bapak cerita, dong, kepada pemerintah. Bapak kan dari partai pemerintah. Karena kronologinya banyak yang aneh," ucapnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 November 2017.

Baca juga: Setya Novanto Akui Minta Perlindungan Jokowi, Tito, Jaksa Agung

Sebelumnya, Setya mengaku telah meminta perlindungan kepada Jokowi ihwal kasus hukum terkait dengan korupsi yang kini tengah menjeratnya. Selain kepada Jokowi, Setya juga mengaku telah meminta perlindungan kepada Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian serta Jaksa Agung M. Prasetyo.

Permintaan perlindungan hukum itu sebelumnya juga sempat diutarakan pengacara Setya, Fredrich Yunadi. Kendati begitu, Fredrich ataupun Setya tak merinci perlindungan semacam apa yang mereka maksud.

Fahri melanjutkan, mengusulkan hal itu, Setya kemudian mencari waktu agar bisa bertemu dengan Jokowi. Pertemuan tersebut akhirnya bisa terjadi dan terjadi dua kali.

"Yang saya tahu dua kali, soal kasus itu (korupsi e-KTP), tapi lupa (kapan dilakukan)," katanya.

Meski demikian, Fahri enggan menjawab apa isi pembicaraan antara Setya dan Jokowi. Setya Novanto, kata Fahri, hanya bercerita Jokowi saat itu sedang dalam tekanan keras dari orang-orang di sekitarnya.

Baca juga: Pengganti Setya Novanto, Golkar Diminta Cari Figur Bebas Korupsi

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan telah meminta Setya mengikuti proses hukum di KPK. "Saya sudah menyampaikan kepada Pak Setya Novanto untuk mengikuti proses hukum yang ada," tuturnya di Balai Kartini pada Senin, 20 November 2017.






Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

20 hari lalu

Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

Rekam jejak DPR, sudah beberapa anggota DPR yang dilaporkan kepada MKD. Setelah Setya Novanto dan Harvey Malaiholo, ada Puan dan Effendi Simbolon.


Inilah 4 Kasus Besar yang Terbongkar karena Bantuan Justice Collaborator

54 hari lalu

Inilah 4 Kasus Besar yang Terbongkar karena Bantuan Justice Collaborator

Berikut beberapa kasus besar yang pernah berhasil dibongkar karena bantuan justice collaborator.


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

54 hari lalu

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

29 Juni 2022

KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

Gamawan Fauzi dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Paulus Tannos selaku Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra.


KPK Terima Duit Rp 86 Miliar Kasus Korupsi E-KTP dari Amerika Serikat

27 Juni 2022

KPK Terima Duit Rp 86 Miliar Kasus Korupsi E-KTP dari Amerika Serikat

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan uang itu bisa kembali ke Indonesia karena bantuan pemerintah Amerika Serikat dalam kasus korupsi e-KTP.


Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyatakan aset milik Bank Aspac yang disita mencapai Rp 2 triliun.


Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

Satgas BLBI menyita aset obligos PT Bank Aspac di Bogor hari ini. Satu dari dua pemilik bank tersebut merupakan besar mantan Ketua DPR Setya Novanto.


Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

15 Mei 2022

Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

Kedua obligor BLBI ini menggugat Kementerian Keuangan dan meminta pengadilan menyatakan mereka bukan penanggung utang Bank Aspac.


KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

21 Maret 2022

KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

KPK melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos.


KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

12 Maret 2022

KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

Alex mengatakan KPK perlu mengetahui tindak pidana muasal Setya Novanto yang sedang disidik Bareskrim.