Rapat MKD Bahas Kasus Setya Novanto Digelar Tertutup

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Sarifuddin Sudding

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Syarifuddin Sudding mengatakan bahwa rapat MKD terkait kasus yang menimpa Ketua DPR, Setya Novanto nanti akan digelar tertutup. Sidang juga akan dimulai pada pukul 16.00 yang semula dijadwalkan pada pukul 13.00 WIB.

"Sidang tertutup dan MKD akan mengambil keputusan serta merekomendasikan pada Fraksi Golkar untuk segera ditindaklanjuti. Apapun rekomendasinya nanti kita dengar kan pada saat rapat dengan fraksi," kata Sudding di Kompleks Parlemen DPR, Senayan pada Selasa, 21 November 2017.

Hari ini, MKD akan mengelar rapat koordinasi dan konsultasi dengan seluruh fraksi-fraksi di DPR terkait dugaan pelanggaran kode etik Ketua DPR, Setya Novanto. Pada Senin lalu, Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad mengatakan rapat tersebut untuk menyamakan persepsi seluruh fraksi terkait situasi terkahir di DPR, khususnya mengenai Ketua DPR yang kini tengah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sudding juga mengatakan jika nanti Partai Golkar tak segera mengambil sikap MKD akan tetap memproses kasus ini. Menurutnya, kasus tersebut tidak bisa dibiarkan karena telah menjadi wacana publik dan menyangkut citra institusi.

"Karena ini terkait masalah institusi. Ini menyangkut masalah posisi Ketua DPR dan saya kira sudah diberitakan secara masif," kata dia.

Menurut Sudding, proses pengajuan sidang MKD terkait kasus Setya Novanto bisa dilakukan tanpa adanya pengaduan dari masyarakat. Namun, menurut dia, khusus untuk kasus Setya bisa dilakukan tanpa adanya pengaduan masyarakat.

Selain itu, menurut Sudding proses sidang ini juga merupakan respon MKD terhadap dinamika permintaan dari masyarakat. Apalagi, menurut penilaiannya, pihaknya telah menemukan indikasi adanya pelanggaran etik terhadap kasus yang menimpa Setya Novanto.

"Kalau boleh saya katakan dengan ditahannya yang bersangkutan kuat indikasi bagi kita bahwa telah terjadi pelanggaran terhadap sumpah dan jabatan. Itu sesuai amanat UU MD3 Pasal 87," kata politisi Partai Hanura ini.






Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

16 hari lalu

Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

Rekam jejak DPR, sudah beberapa anggota DPR yang dilaporkan kepada MKD. Setelah Setya Novanto dan Harvey Malaiholo, ada Puan dan Effendi Simbolon.


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

49 hari lalu

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyatakan aset milik Bank Aspac yang disita mencapai Rp 2 triliun.


Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

Satgas BLBI menyita aset obligos PT Bank Aspac di Bogor hari ini. Satu dari dua pemilik bank tersebut merupakan besar mantan Ketua DPR Setya Novanto.


Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

15 Mei 2022

Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

Kedua obligor BLBI ini menggugat Kementerian Keuangan dan meminta pengadilan menyatakan mereka bukan penanggung utang Bank Aspac.


KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

21 Maret 2022

KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

KPK melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos.


KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

12 Maret 2022

KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

Alex mengatakan KPK perlu mengetahui tindak pidana muasal Setya Novanto yang sedang disidik Bareskrim.


Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

2 Maret 2022

Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

Dirjen Lapas membenarkan Setya Novanto sempat berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin.


KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi E-KTP

3 Februari 2022

KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi E-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua tersangka dalam kasus korupsi e-KTP.


KPK Sebut Tak Punya Akun NFT Jualan Foto Koruptor

19 Januari 2022

KPK Sebut Tak Punya Akun NFT Jualan Foto Koruptor

KPK menyatakan juga tidak pernah melakukan kegiatan bersifat komersial untuk memperoleh keuntungan, seperti membuat akun NFT.