Demo Mahasiwa UMUS Berlanjut, Minta Pelawak Komar Balik ke Kampus

H Nurul Qomar. TEMPO/ Agung Pambudhy

TEMPO.CO, Brebes - Aksi demonstrasi mahasiswa UMUS Brebes yang menuntut dikembalikannya pelawak Nurul Qomar alias Komar sebagai rektor pada Senin kemarin, 20 November 2017, tak membuahkan hasil. Hari ini, Selasa, 21 November 2017, mereka kembali berunjuk rasa di depan kampus.

Tuntutan mahasiswa masih sama, mereka ingin pihak yayasan mengembalikan Qomar sebagai rektor. Bahkan mereka mengancam ramai-ramai mengundurkan diri jika eks personel grup lawak Tomtam era 80-an itu tak kembali jadi rektor. "Kembalikan rektor, Kembalikan rektor," ujar mereka.

Baca: Alasan Pelawak Komar Mundur Sebagai Rektor UMUS Brebes

Pengunjuk rasa yang jumlahnya lebih banyak dari kemarin itu tak terima atas mundurnya pelawak yang juga pernah membentuk grup Empat Sekawan tersebut. Mahasiswa mengancam ramai-ramai keluar dari kampus jika yayasan tak bisa mengembalikan Qomar. "Jika tuntutan kami tidak dipenuhi, kami akan mundur. Kami minta kampus untuk menyediakan surat pindah," kata Edi Nurjaya, 23 tahun, mahasiswa Fakultas Teknik.

Ketua Yayasan Muhadi Setiabudi, Muhadi, datang menemui mahasiswa. Bos PO. Dedy Jaya itu menyampaikan kronologi mundurnya Qomar. "Pak Qomar itu sudah pernah bilang ke saya empat bulan lalu ingin mundur. Tapi saya tidak boleh. Beliau minta waktu sampai akreditasi selesai. Saya bilang ya sudah," kata Muhadi.

Simak: Pelawak Komar Mundur dari Rektor UMUS, Mahasiswa Unjuk Rasa

Muhadi menunjukkan surat pengunduran diri Qomar yang disampaikan pada 14 November 2017. Dalam surat itu, Qomar beralasan mundur karena hendak maju di Pilkada Cirebon. Di dalam surat itu Qomar merekomendasikan Wakil Rektor II Maksori sebagai penggantinya. "Berdasarkan surat itu, dari yayasan memutuskan untuk menunjuk Pak Maksori sebagai rektor pengganti Pak Qomar," katanya.

Mahasiswa tidak percaya dan menganggap surat itu hanya rekayasa. Mereka lalu menunjukkan salinan surat dari DPC Partai Demokrat Cirebon selaku calon pengusung tentang pengunduran diri Qomar sebagai calon bupati. Surat itu ditandatangani oleh Ketua DPC Partai Demokrat pada 14 November 2017. 

Namun Muhadi berkeming. Dia tetap pada pendiriannya. Menurutnya, keputusan yayasan tidak bisa diganggu gugat.  Ihwal ancaman mundur dari mahasiswa, Muhadi mempersilakan jika itu sudah menjadi keputusan mereka. "Keputusan yayasan itu sebuah kehormatan. Tidak bisa diganggu gugat. Saya yakin saya tidak salah. Saya bertindak sesuai statuta kampus," katanya.

MUHAMMAD IRSYAM FAIZ






Dukung Mahsa Amini, Angelina Jolie: Perempuan Iran Tak Butuh Polisi Moral dan Pikiran Dikontrol

3 hari lalu

Dukung Mahsa Amini, Angelina Jolie: Perempuan Iran Tak Butuh Polisi Moral dan Pikiran Dikontrol

Angelina Jolie menuturkan, perempuan Iran membutuhkan kebebasan dirinya sebagai orang yang merdeka dan hidup tanpa kekerasan.


Tindak Represif Iran Tak Bisa Hentikan Demo Kematian Mahsa Amini

4 hari lalu

Tindak Represif Iran Tak Bisa Hentikan Demo Kematian Mahsa Amini

Protes atas kematian wanita muda Iran, Mahsa Amini, masih berkecamuk. Korban tewas dan luka terus berjatuhan


Unjuk Rasa Peringati Hari Tani Nasional, Sekjen KPA: Masih Banyak Tanah Adat Dirampas

4 hari lalu

Unjuk Rasa Peringati Hari Tani Nasional, Sekjen KPA: Masih Banyak Tanah Adat Dirampas

Gabungan elemen masyarakat berunjuk rasa memperingati puncak Hari Tani Nasional di depan Gedung DPR RI, Selasa siang, 27 September 2022.


Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

4 hari lalu

Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

Massa buruh, petani dan nelayan yang tergabung dalam Komite Nasional Pembaruan Agraria menggelar demonstrasi di Gedung DPR.


Puncak Peringatan Hari Tani Nasional, 5 Ribu Orang Akan Berunjuk Rasa di DPR Siang Ini

5 hari lalu

Puncak Peringatan Hari Tani Nasional, 5 Ribu Orang Akan Berunjuk Rasa di DPR Siang Ini

Masyarakat dari 130 organisasi dari Komite Nasional Pembaruan Agraria (KNPA) akan menggelar demo puncak Hari Tani Nasional (HTN), Selasa siang ini.


Top 3 Dunia: Unjuk Rasa Menolak Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

5 hari lalu

Top 3 Dunia: Unjuk Rasa Menolak Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

Top 3 dunia pada 26 September 2022, di antaranya mobilisasi militer Rusia ke Ukraina yang mendapat penolakan dari warganya sendiri.


Resepsionis Tewas Dibunuh Putra Petinggi Partai BJP, Warga India Unjuk Rasa

6 hari lalu

Resepsionis Tewas Dibunuh Putra Petinggi Partai BJP, Warga India Unjuk Rasa

Massa berunjuk rasa di India menuntut penyelidikan pembunuhan seorang gadis oleh putra petinggi Partai Bharatiya Janata


Presiden Ebrahim Raisi Siap Bertindak Tegas Atasi Aksi Protes Kematian Mahsa Amini

6 hari lalu

Presiden Ebrahim Raisi Siap Bertindak Tegas Atasi Aksi Protes Kematian Mahsa Amini

Unjuk rasa atas kematian Mahsa Amini telah menyulut kemarahan warga Iran di 31 provinsi.


Kapolda Metro Usul Lokasi Demonstrasi Dipindah ke Monas, Pengelola: Nanti Dibicarakan Pimpinan

7 hari lalu

Kapolda Metro Usul Lokasi Demonstrasi Dipindah ke Monas, Pengelola: Nanti Dibicarakan Pimpinan

Pengelola Monas sebut usulan Kapolda Metro Jaya Fadil Imran soal lokasi demo di Monas perlu dibahas lebih lanjut di level pimpinan.


Kapolda Metro Sudah Bicara dengan Anies Baswedan Soal Pemindahan Lokasi Demonstrasi

7 hari lalu

Kapolda Metro Sudah Bicara dengan Anies Baswedan Soal Pemindahan Lokasi Demonstrasi

Kapolda Metro Fadil Imran berharap ide pemindahan lokasi demonstrasi dari Patung Kuda ke Monas bisa segera terealisasi.