Selama Desember, Jokowi Berkantor di Istana Bogor

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi selfie dengan tamu undangan pada acara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 28 Oktober 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Presiden Jokowi selfie dengan tamu undangan pada acara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 28 Oktober 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mulai Desember 2017, Presiden Joko Widodo akan lebih banyak bekerja dari Istana Bogor. Sebab, rehabilitasi jaringan drainase Istana Kepresidenan di Jakarta belum usai.

    "Agar lebih nyaman," ujar Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono kepada awak media pada Selasa, 21 November 2017.

    Baca: Mengapa 4 Presiden ini Berkantor di Istana Bogor?

    Rehabilitasi jaringan drainase Istana Kepresidenan dimulai sejak Juli 2017 atas usul Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Biro Umum Sekretariat Kepresidenan pada 2016. Jokowi menyetujui proyek tersebut. Salah satunya dengan pertimbangan siklus banjir lima tahunan akan tiba.

    Baca: Bicara Pentingnya Trans Papua, Jokowi: Ini Kayak Telur dan Ayam

    Istana Kepresidenan beberapa kali dilanda banjir. Banjir terakhir yang menggenangi Istana terjadi pada 2013. Istana Kepresidenan sempat tergenang air setinggi 50 sentimeter. Pada 2015, kawasan Istana juga sempat digenangi air di musim hujan yang berasal dari rob.

    Heru mengatakan Presiden Joko Widodo akan kembali ke Istana Kepresidenan Jakarta begitu rehabilitasi jaringan drainase istana selesai dikerjakan. Berdasarkan keterangan yang didapat Tempo dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, rehabilitasi ditargetkan selesai pada 31 Desember 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.