Propam Tak Temukan Pelanggaran Dilakukan Ajudan Setya Novanto

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Toyota Fortuner yang ditunggangi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto siap diderek Polisi Lalu Lintas Polda Metro Jaya, di Permata Hijau, Jakarta, 16 November 2017. Foto/Linda Trianita

    Mobil Toyota Fortuner yang ditunggangi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto siap diderek Polisi Lalu Lintas Polda Metro Jaya, di Permata Hijau, Jakarta, 16 November 2017. Foto/Linda Trianita

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Rikwanto menyatakan ajudan Ketua DPR Setya Novanto, Ajun Komisaris Reza Pahlevi, diperiksa Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri terkait kecelakaan yang terjadi pada Kamis lalu.

    Propam Mabes Polri belum menemukan adanya indikasi pelanggaran yang dilakukan AKP Reza. "Ajudan hanya menemani saja. Tidak ada urusan apa-apa," kata Rikwanto, Ahad, 19 November 2017.

    Baca juga: Meme Setya Novanto Ramai Lagi, Bareskrim Belum Terima Laporan

    Saat diperiksa, AKP Reza dimintai keterangan mengenai kejadian kecelakaan lalu lintas yang menimpa Setya pada Kamis malam lalu.

    Kepala Divisi Propam Mabes Polri Inspektur Jenderal Martuani Sormin Siregar menyatakan bahwa Reza membenarkan kejadian kecelakaan tersebut benar terjadi. "AKP Reza membenarkan bahwa kejadiannya adalah benar," kata dia. Menurut keterangan Reza, dia berada satu mobil dengan Setya.

    Setya mengalami kecelakaan ketika menumpangi mobil Toyota Fortuner hitam berplat B 1732 ZLO yang dikendarai eks jurnalis Metro TV, Hilman Mattauch, pada Kamis pukul 18.30, 16 November 2017. Mobil menaiki trotoar hingga menabrak pohon dan tiang listrik. Penyebabnya adalah pengemudi yang kehilangan konsentrasi akibat menggunakan ponsel saat menyetir.

    Setya Novanto menghilang saat akan dijemput paksa oleh KPK pada Rabu, 15 November 2017 malam. Dia saat itu tak ada di rumah meski petugas KPK mendatangi rumahnya hingga dinihari.

    Pengacara Setya, Fredrich Yunadi, mengatakan saat itu kliennya sedang ada keperluan ke luar kota. Setelah kembali, Setya berencana ingin datang ke pertemuan DPD Golkar.

    Namun, Setya Novanto mengalami kecelakaan di sekitar wilayah Permata Hijau pada Kamis, 16 November 2017. Setya dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah dipindah dari ruang VIP Rumah Sakit Medika, Permata Hijau.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.