KPK: Setya Novanto sudah Jalani Pemeriksaan MRI dan CT-Scan

Juru bicara KPK Febri Diansyah, memberikan keterangan kepada awak media, di gedung KPK, Jakarta, 17 November 2017. Setya sedang menjalani perawatan di RSCM setelah dipindahkan dari RS Medika Permata Hijau akibat kecelakaan lalu lintas di kawasan Permata Berlian, Jakarta Selatan, pada Kamis malam, 16 November 2017. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa tersangka kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP, Setya Novanto telah menjalani rangkaian pemeriksaan oleh tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Berdasarkan informasi dari penyidik KPK dan pihak RSCM, hingga Jumat malam, 17 November 2017, Setya sudah menjalani pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) dan CT (Computerized Tomography) Scan.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan hasil analisis tim dokter akan jadi pertimbangan bagi lembaganya untuk menentukan tindakan selanjutnya. “Apakah masih dibutuhkan observasi dalam beberapa hari ke depan atau dapat dilakukan penahanan lanjutan di rumah tahanan,” ujarnya melalui pesan tertulis di Jakarta, Sabtu, 18 November 2017.

Baca: KPK Yakin Dokter RSCM Profesional Periksa Setya Novanto

Dikutip dari situs kesehatan alodokter.com, pemeriksaan CT scan sendiri sering digunakan untuk mendiagnosis beragam kondisi kesehatan pasien. Dokter akan merekomendasikan CT scan pada kondisi tertentu, seperti saat ingin mendiagnosis retak tulang, penyakit tertentu, hingga pembekuan darah.

Sementara, MRI bertujuan untuk menampilkan gambaran struktur organ tubuh yang tidak ditemukan pada tes CT scan. Dengan gambaran tersebut, dokter pun dapat melakukan diagnosis dalam berbagai kondisi pasien.

Sebelumnya pada Jumat siang, Setya dipindahkan dari Rumah Sakit Medika Permata Hijau Jakarta Barat ke RSCM. Kamis, 16 November 2017, Setya mengalami kecelakaan setelah mobil yang ditumpanginya menabrak sebuah tiang listrik di daerah Jakarta Barat.

Baca: KPK: Kalau Dokter Bilang Oke, Setya Novanto Dibawa ke Rutan

Tempo sempat mendapat informasi bahwa tim dokter RSCM telah menyerahkan hasil pemeriksaan Setya ke KPK. Hasilnya, tidak ada sesuatu yang buruk yang terjadi pada Setya. Selain itu, Setya juga tidak mengalami pendarahahan sebagaimana yang banyak dikabarkan.

Informasi tersebut juga menyebutkan bahwa dalam pemeriksaan tim dokter, memang ada kelainan di syaraf salah satu titik. Tapi kelainan tersebut tidak ada hubungannya dengan kecelakaan yang dialami.

Ketika dikonfirmasi terkait informasi tersebut, Febri mengatakan bukan domain KPK untuk menyampaikan hasil pemeriksaan medis. “Ada aturan media khusus yang kami hormati tentang itu,” ujarnya.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang juga mengaku belum membaca laporan kesehatan Setya Novanto yang demikian dari tim dokter. Meski demikian, Saut mengatakan bahwa dirinya percaya bahwa RSCM akan bertindak profesional terkait hasil pemeriksaan terhadap Setya. "Intinya kalau dokter bilang oke, maka (Setya) akan kami bawa ke Rutan KPK," kata Saut.






KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

7 jam lalu

KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan tersangka kedelapan dalam kasus suap pengurusan perkara yang menyeret hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati.


KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

14 jam lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.


Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

14 jam lalu

Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

KPK memeriksa seorang pramugari RDG Airlines Tamara Anggraeny di kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe pada Senin, 3 Oktober 2022


Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

15 jam lalu

Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

"Saat ini posisi Gubernur Anies masih dalam proses pemeriksaan di KPK," kata politikus PDIP Gilbert Simanjuntak


Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

17 jam lalu

Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

Tokoh Adat minta MRP dan DPR Papua melakukan pendekatan dengan tetua adat dari gunung agar pemeriksaan Lukas Enembe bisa segera dilakukan oleh KPK.


KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

18 jam lalu

KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

NasDem meyakini Anies Baswedan tak melakukan penyimpangan dalam kasus Formula E. Hal ini terbukti dari 5 kali opini WTP yang diberikan BPK ke DKI.


Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

18 jam lalu

Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

KPK membuka penyidikan baru kasus suap pengadaan armada pesawat Airbus di PT Garuda Indonesia tahun 2010-2015.


Top Nasional: Panglima TNI Akan Hukum Anak Buahnya jika Salah di Tragedi Kanjuruhan, Deklarasi Anies

21 jam lalu

Top Nasional: Panglima TNI Akan Hukum Anak Buahnya jika Salah di Tragedi Kanjuruhan, Deklarasi Anies

Panglima TNI Jendral Andika Perkasa mengatakan tak segan menghukum anak buahnya yang terbukti melakukan penganiayaan dalam tragedi Kanjuruhan


Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

21 jam lalu

Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

KPK menyebut sudah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses penanganan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E


Pemanggilan Lukas Enembe, KPK Hindari Upaya Penjemputan Paksa

22 jam lalu

Pemanggilan Lukas Enembe, KPK Hindari Upaya Penjemputan Paksa

KPK berupaya menghindari upaya penjemputan paksa terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe dalam kasus dugaan gratifikasi dan lebih mengutamakan persuasif