Kata Dokter RS, Setya Novanto Alami Cedera Kepala dan Lecet

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR Setya Novanto menyampaikan pidato pembukaan masa sidang pada Rapat Paripurna ke-11 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 15 November 2017. Setya menghilang saat didatangi petugas KPK ke rumahnya kemarin malam. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua DPR Setya Novanto menyampaikan pidato pembukaan masa sidang pada Rapat Paripurna ke-11 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 15 November 2017. Setya menghilang saat didatangi petugas KPK ke rumahnya kemarin malam. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Dokter di RS Medika Permata Hijau yang menangani Setya Novanto, Dr. Bimanesh Sutarjo SpPD, mengatakan Setya Novanto mengalami cedera di kepala serta mengalami lecet di leher dan lengan kanan. "Cedera di kepala pelipis sebelah kiri, lecet di leher serta lengan kanan," ujarnya saat konferensi pers di RS Medika Permata Hijau, Jakarta, Jumat 17 November 2017

    BACA: Dokter KPK Temui Dokter yang Menangani Setya Novanto

    Bimanesh mengatakan pihak RS belum dapat mengklasifikasikan berat atau tidaknya status cedera Setya Novanto karena hal tersebut memerlukan observasi mendalam. Ia juga melibatkan dokter spesialis syaraf untuk memeriksa cedera kepala Novanto dan dokter spesialis jantung karena yang bersangkutan ada riwayat sakit jantung.

    Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunandi memasuki ruang perawatan Setya Novanto di RS Medika Permata Hijau, Jakarta, 16 Oktober 2017. ANTARA FOTO

    Menurut Bimanesh, Setya Novanto masuk ke RS Medika pada Kamis 16 November 2017 sekitar pukul 18.30 WIB. diantar oleh ajudannya.

    Saat itu, Bimanesh memperoleh informasi kondisi Setya Novanto mengalami hipertensi berat, sehingga dirinya memberikan pengobatan dan perawatan yang diperlukan pada malam tersebut. Pada Jumat pukul 05.30 WIB, Bimanesh selaku dokter yang menangani Setya Novanto, melakukan kunjungan ke ruang di mana Novanto dirawat.

    Baca: Ruang Inap Setya Novanto Dijaga Polisi Bersenjata Laras Panjang

    Menurut Bimanesh, saat itu kondisinya masih lemah, tetapi obat yang diberikannya Kamis 16 November 2017 malam sudah mulai bekerja sehingga sudah ada perbaikan secara bertahap.

    Pada Jumat pukul 06.00 WIB, dokter KPK yakni Dr. Johannes datang meminta informasi kondisi Setya Novanto kepada Bimanesh. Keduanya bersepakat bahwa tentang kondisi detail Setya Novanto hanya dapat dibicarakan sesama dokter, karena ada sumpah jabatan dokter.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.