Komjen Putut Eko Jadi Pimpinan Satgas Saber Pungli

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komjen Polisi Dwi Priyatno dan Komjen Polisi Putut Eko Bayu Seno dalam serah terima jabatan sebagai ketua pelaksana Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar di Kemenko Polhukam, Jakarta, 17 November 2017. Tempo/Syafiul Hadi

    Komjen Polisi Dwi Priyatno dan Komjen Polisi Putut Eko Bayu Seno dalam serah terima jabatan sebagai ketua pelaksana Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar di Kemenko Polhukam, Jakarta, 17 November 2017. Tempo/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) melakukan pergantian ketua pelaksana. Ketua pelaksana sebelumnya, Komisaris Jenderal Polisi Dwi Priyatno melakukan serah terima jabatan kepada Komisaris Jenderal Polisi Putut Eko Bayu Seno sebagai ketua pelaksana Satgas Saber Pungli yang baru.

    "Saya akan memasuki purna tugas, jadi saya serah terimakan jabatan," ujar Dwi Priyatno saat memberi sambutan di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat, 17 November 2017.

    Baca: OTT Capai 1.316 Kasus, Satgas Saber Pungli Gencarkan Sosialisasi

    Komjen Dwi Priyatno menjadi ketua pelaksana Satgas Saber Pungli yang sebelumnya dilantik 28 Oktober 2016. Dwi telah menjadi ketua pelaksana Satgas Saber Pungli kurang lebih satu tahun semenjak dilantik.

    Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli yang baru, Komjen Putut Eko mengatakan serah terima jabatan di satu organisasi ini merupakan kesinambungan estafet. Menurut dia, hal ini adalah hal wajar. Tujuannya agar mampu menghadapi tantangan yang semakin kompleks ke depan. "Saya mengikuti dan memahami kinerja Satgas Saber Pungli sangat kompleks," katanya dalam sambutan.

    Putut mengatakan Satgas Saber Pungli merupakan organisasi yang baru lahir. Namun, kata dia, dengan umur kurang lebih satu tahun, satgas ini telah melaksanakan tugas dengan baik di bawah kepemimpinan ketua pelaksana sebelumnya. "Satgas Saber Pungli seperti bayi ajaib, baru lahir sudah dapat lari kencang," ucapnya.

    Baca: Satgas Saber Pungli: Pungutan Liar Berpotensi Jadi Pidana Lain

    Setahun lalu, Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Saber Pungli. Pembentukan Satgas Saber Pungli merupakan bagian dari paket kebijakan hukum pertama Presiden Jokowi.

    Penanganan pungutan liar menjadi salah satu prioritas karena banyaknya keluhan tentang pungli yang diterima Presiden Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.