Penyidik KPK Datangi Setya Novanto di Rumah Sakit

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyidik KPK saat tiba di Rumah Sakit Permata Hijau, Jakarta, Selasa 16 November 2017. TEMPO/Subekti.

    Penyidik KPK saat tiba di Rumah Sakit Permata Hijau, Jakarta, Selasa 16 November 2017. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi tampak mendatangi Rumah Sakit Medika, Permata Hijau, Jakarta Barat, yang menjadi tempat dirawatnya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto, Kamis malam, 16 November 2017, pukul 22.14 WIB. Sekitar lima unit mobil yang diduga membawa para penyidik tiba di rumah sakit. Para awak media pun langsung memburu ke arah penyidik yang berseragam sipil dan menutupi wajah dengan masker.

    Beberapa di antaranya juga tampak mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian saat memasuki lobi rumah sakit. Namun, belum diketahui alasan penyidik KPK mendatangi di rumah sakit yang menangani Setya. Tak sepatah kata pun terlontar dari mereka.

    Baca: Di TKP Kecelakaan Setya Novanto, Tiang Listrik Bergeser

    Sedangkan pengacara Setya, Fredrich Yunadi, mengaku tidak tahu soal kedatangan penyidik KPK tersebut. "Ya saya enggak tahu," katanya.

    Fredrich pun mengaku tak mempermasalahkan soal kedatangan penyidik KPK untuk menemui Setya Novanto yang masih dirawat di kamar inap 323 di lantai 3 rumah sakit tersebut.

    Baca juga: Setya Novanto Dibawa ke RS Medika Permata Hijau dengan Ojek

    Menurut Fredrich, Setya mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan menuju KPK. "Jadi beliau tadinya mau ke studio Metro TV, terus mau ketemu DPD, dan terus dia minta saya mendampinginya ke KPK," katanya.

    Fredrich juga berujar saat ini yang mengetahui kondisi pasti Setya adalah dokter. "Saya minta doa restu semoga beliau sudah cepat sembuh," tuturnya.

    Setya Novanto menghilang saat hendak dijemput paksa oleh KPK pada Rabu, 15 November 2017. Saat itu dia tak ada di rumah meski petugas KPK menyatroni rumahnya hingga dinihari.

    Baca juga: Aburizal Bakrie Minta Setya Novanto Menyerahkan Diri ke KPK

    Fredrich mengatakan saat itu Setya Novanto sedang ada keperluan ke luar kota. Setelah kembali, hari ini juga, dia berencana ingin datang ke pertemuan DPD Golkar.

    Indikasi Setya Novanto akan menyerahkan diri ke KPK sudah disampaikan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham. Menurut Idrus, dia yakin Setya akan menyerahkan diri ke KPK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.