Sebelum Raib, Setya Novanto Ajukan Gugatan Praperadilan

Ketum Partai Golkar Setya Novanto (tengah) menghadiri peresmian pembangunan atap bangunan Gedung Panca Bakti DPP partai Golkar di Jakarta, 12 November 2017. Tempo/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto ternyata mengajukan gugatan praperadilan atas penetapan dia sebagai tersangka korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Gugatan didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu, 15 November 2017 siang, sebelum malamnya Setya Novanto raib ketika KPK mendatangi rumahnya.

Juru bicara Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Made Sutrisna, mengatakan gugatan itu didaftarkan penasihat hukum Setya. "Ada pendaftaran kemarin," ujar Made ketika dihubungi melalui telepon pada Kamis, 16 November 2017.

Baca: Pengacara Akui Ada Tamu Misterius Sebelum Setya Novanto Raib...

Laman sistem informasi penelusuran perkara Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mencatat, gugatan Setya terdaftar dengan nomor perkara 133/Pid.Pra/2017 PN JKT.SEL.

Made mengaku tidak bertemu langsung dan tak mengetahui secara pasti penasihat hukum Setya yang mendaftarkan gugatan praperadilan itu. “Yang lain kayaknya (bukan Fredrich Yunadi).” Ia mengaku belum melihat berkas gugatan praperadilan itu. “Baru lihat di sistem."

Hingga saat ini, pengadilan belum menunjuk hakim yang akan menangani gugatan Setya. Kandidatnya pun belum ada. Namun, ucap Made, kecil kemungkinan gugatan praperadilan Setya akan kembali ditangani hakim Cepi Iskandar.

Baca juga: Setya Novanto Mangkir Dipanggil KPK, Jokowi ...

"Sepertinya tidak ya, karena kan (Cepi) baru saja dapat (menangani perkara). Nanti akan dicari hakimnya siapa lagi," ujar Made. Ia memperkirakan pengadilan akan memilih hakim untuk gugatan ini pada Jumat, 17 November 2017.

Ini merupakan gugatan praperadilan Setya yang kedua menyusul ditetapkannya kembali Ketua Umum Partai Golongan Karya itu sebagai tersangka korupsi e-KTP oleh KPK. Sesaat setelah KPK mengumumkan Setya kembali menjadi tersangka pada Jumat, 10 November 2017, penasihat hukum Setya, Fredrich Yunadi, memang menyatakan akan menempuh praperadilan lagi. Namun, pada Ahad, 12 November 2017, baik Yunadi maupun Setya ketika ditemui menyatakan menundanya dan akan berfokus menggugat KPK secara pidana.

Hal yang sama dilakukan seusai penetapan tersangka Setya Novanto yang pertama pada 17 Juli 2017. Kendati pada awalnya tidak menunjukkan tanda-tanda mengajukan praperadilan, Setya akhirnya menempuh langkah itu. Hakim Cepi Iskandar menggugurkan status tersangka Setya pada 29 September 2017.






KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

17 menit lalu

KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

KPK menduga ada anggota DPR periode 2009-2014 dan pihak lainnya yang menerima suap Rp 100 miliar.


KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

1 jam lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.


KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

3 jam lalu

KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

KPK mencegah 2 orang dalam kasus korupsi Garuda Indonesia. Kasus yang pernah menyeret Emirsyah Satar ke balik jeruji.


KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

3 jam lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

Istri dan anak Lukas Enembe dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi kepada Gubernur Papua itu.


KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

18 jam lalu

KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan tersangka kedelapan dalam kasus suap pengurusan perkara yang menyeret hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati.


KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.


Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

1 hari lalu

Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

KPK memeriksa seorang pramugari RDG Airlines Tamara Anggraeny di kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe pada Senin, 3 Oktober 2022


Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

1 hari lalu

Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

"Saat ini posisi Gubernur Anies masih dalam proses pemeriksaan di KPK," kata politikus PDIP Gilbert Simanjuntak


Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

1 hari lalu

Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

Tokoh Adat minta MRP dan DPR Papua melakukan pendekatan dengan tetua adat dari gunung agar pemeriksaan Lukas Enembe bisa segera dilakukan oleh KPK.


KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

1 hari lalu

KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

NasDem meyakini Anies Baswedan tak melakukan penyimpangan dalam kasus Formula E. Hal ini terbukti dari 5 kali opini WTP yang diberikan BPK ke DKI.