Ganti Alutsista Lama, TNI AL Lanjutkan Pengadaan Alutsista Tempur

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atraksi perkelahian Anggota Marinir di atas tank amfibi BMF-3F dalam rangkaian peringatan HUT Ke-68  Korps Marinir tahun 2013 di Markas Besar Angkatan Laut, di Kawasan Cilandak, Jakarta (15/11).  Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Atraksi perkelahian Anggota Marinir di atas tank amfibi BMF-3F dalam rangkaian peringatan HUT Ke-68 Korps Marinir tahun 2013 di Markas Besar Angkatan Laut, di Kawasan Cilandak, Jakarta (15/11). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, mengatakan pihaknya akan melanjutkan pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) pendukung kekuatan tempur Korps Marinir. Pengadaan tersebut salah satunya dimaksudkan untuk mengganti alutsista yang telah berusia tua.

    "Marinir akan melanjutkan pengadaan 27 unit Tank Amfibi, 22 Unit Ranpur Angkut Personel serta beberapa unit Ranratfib, Rantis, dan Ranratfib angkut artileri sekaligus menghapus sejumlah alutsista berusia tua," kata Ade Supandi dalam amanatnya saat memimpin upacara Peringatan HUT Ke-72 Korps Marinir, di Bhumi Marinir Cilandak pada Rabu, 15 November 2017.

    Baca: Sesuai Perintah Jokowi, Gatot: TNI Akan Beli 11 Pesawat Sukhoi

    Menurut Ade, rencana pengadaan itu juga sejalan dengan rencana pembangunan kekuatan Korps Marinir yang mengacu pada kebijakan program pembangunan TNI AL dalam rangka mencapai kekuatan pokok minimum (Minimum Essential Force/MEF). Ia mengatakan, marinir harus tetap membina kemampuan profesional dalam mengawal keutuhan NKRI.

    Ade menilai hari ulang tahun Korps Marinir ke 72 ini merupakan momen tepat untuk terus memantapkan jati diri dan mengabdi pada bangsa dan negara. "Sebagai prajurit Marinir dituntut profesional. Asah dan bina kemampuan serta pertajam naluri tempur. Sebab, hal ini penting untuk menyongsong setiap perubahan tantangan penugasan mendatang," kata dia.

    Baca: Bea Cukai: Impor Senjata TNI Polri Bebas Bea Masuk

    Selain modernisasi alutsista, Ade mengatakan pihaknya merencanakan pembentukan Pasukan Marinir (Pasmar) 3 di Sorong. Ia juga ingin membentuk Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) di Pontianak, Tarakan dan Sorong.

    Sejumlah aksi digelar untuk memperingati HUT Korps Marinir hari ini. Beberapa aksi yang digelar adalah Demo Kombinasi Pencak Silat, Demo Senam Perahu Karet, Senam Balok, Rampak Beduk dan Demo Free Fall.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.