Kamis, 21 Juni 2018

Bawa Ganja, Penumpang Ferry Diciduk Bea Cukai Tanjung Balai Karimun

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang ferry diciduk Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, 11 November 2017. (Dok. Beacukai)

    Penumpang ferry diciduk Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, 11 November 2017. (Dok. Beacukai)

    INFO NASIONAL - Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya terjatuh juga. Peribahasa ini tampaknya tepat menggambarkan nasib YWT (38), warga negara Malaysia kelahiran Negeri Sembilan yang menjadi penumpang kapal ferry MV Tuah I dengan rute Kukup, Malaysia-Tanjung Balai Karimun. Tersangka pembawa ganja ini diciduk petugas Bea Cukai Tanjung Balai Karimun tak lama setelah ia menginjakkan kaki di Pelabuhan Ferry Internasional Tanjung Balai Karimun, Sabtu, 11 November 2017.

    Pelaksana harian Kepala Kantor Tanjung Balai Karimun Soewito menuturkan penggagalan upaya penyelundupan narkotika ini berawal dari kecurigaan petugas terhadap tingkah laku YWT. Atas kecurigaan itu, petugas memintanya masuk ke dalam ruang pemeriksaan serta melakukan pemeriksaan badan. “Dari pemeriksaan, kami peroleh sebungkus plastik berisi daun kering yang disembunyikan di celana dalam," ujar Soewito, Senin, 13 November 2017.

    Benar saja, kata Soewito, setelah dilakukan pengujian pendahuluan dengan menggunakan narcotics test, daun kering tersebut diketahui merupakan narkotika jenis ganja dengan berat total kurang lebih 2,63 gram. Sesuai dengan prosedur, tersangka dan barang bukti dibawa ke Kantor Bea Cukai Tanjung Balai Karimun untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, lalu diserahkan ke pihak kepolisian.

    “Bea Cukai Tanjung Balai Karimun membutuhkan kerja sama serta bantuan aktif dari aparat penegak hukum, instansi terkait, juga masyarakat Tanjung Balai Karimun untuk memberantas peredaran narkotik. Saat ini, sudah terdapat tujuh penegahan terkait dengan narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP). Maka kami berencana memperketat pemeriksaan, baik internasional maupun domestik. Selama ini, satgas gabungan sudah ada di pelabuhan internasional. Bukan tidak mungkin juga akan diterapkan di pelabuhan domestik demi memperketat pemeriksaan terkait dengan NPP," ucapnya.(*)


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet Penanggung Beban Paling Besar di Piala Dunia 2018

    Lembaga CIES Football Observatory membandingkan angka transfer pemain bola top dengan nilai tim negaranya di Piala Dunia 2018. Ini temuan mereka.