Laode: Tak Ada Pimpinan KPK Temui Setya Novanto Terkait Pansus

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif memberikan keterangan pers terkait OTT di gedung KPK, Jakarta, 2 Agustus 2017. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif memberikan keterangan pers terkait OTT di gedung KPK, Jakarta, 2 Agustus 2017. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif mengkonfirmasi tuduhan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah bahwa KPK pernah mendatangi Setya Novanto dan meminta agar tidak dipanggil Panitia Khusus Hak Angket DPR terhadap KPK.

    "Enggak-enggak. Pimpinan KPK tidak ada seorang pun yang bertemu dengan Pak Seyta Novanto untuk membicarakan itu", ujar Laode di Gedung KPK kepada Tempo pada Senin, 13 November 2017.

    Baca: KPK Sudah Antisipasi Perlawanan Setya Novanto

    Sebelumnya, Fahri mengatakan bahwa ada pimpinan KPK yang berkali-kali mendatangi Ketua DPR Setya Novanto untuk melakukan negosiasi. Salah satu hal yang dijadikan bahan tawar-menawar adalah soal Pansus Hak Angket KPK yang bergulir di DPR.

    "Ada lagi pimpinan KPK yang minta nego supaya tidak dipanggil sama Angket," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 13 November 2017.

    Mendengar hal itu, kata Fahri, ia menyampaikan kepada Setya Novanto agar tidak menggubris permintaan itu. "Saya bilang sama Pak Novanto, mekanisme angket adalah mekanisme paripurna, usulan anggota. Tidak ada hubungannya sama kekuatan pimpinan. Kasih tahu mereka, itu tidak bisa dinegosiasikan," ucapnya.

    MOH KHORY ALFARIZI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?