Minggu, 22 September 2019

Polres Dharmasraya Dibakar, Lapangan Tenis Jadi Kantor Darurat

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kebakaran. ANTARA/M Agung Rajasa

    Ilustrasi Kebakaran. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Padang - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat Inspektur Jenderal Fakhrizal menjamin aktivitas di Markas Polres Dharmasraya tetap akan berjalan. "Pelayanan tetap harus berjalan," ujar Fakhrizal kepada Tempo, Ahad, 12 November 2017.

    Markas Polres Dharmasraya dibakar oleh dua orang pada Ahad, 12 November, pukul 02.45 WIB. Pelaku dilumpuhkan karena melakukan perlawanan menggunakan busur panah.

    Baca juga: Dua Pembakar Polres Dharmasraya Tewas Ditembak

    Bangunan utama yang terbakar itu merupakan sentral kegiatan Polres Dharmasraya. Seluruh aktivitas pelayanan berada di gedung tersebut, kecuali Satuan Reserse Kriminal.

    Fakhrizal mengatakan Polres Dharmasraya akan memanfaatkan gedung Satuan Reskrim untuk melayani masyarakat. Termasuk menyulap lapangan tenis untuk kantor darurat. "Nanti akan kami sekat-sekat. Yang penting aktivitas tetap berjalan," ujarnya.

    Kepala Polres Dharmasraya Ajun Komisaris Besar Rudy Yulianto mengaku bangunan utama Mapolres habis terbakar. Termasuk dokumen penting di gedung tersebut.

    Dia mengatakan sel juga ikut terbakar. Namun, seluruh tahanan sudah dievakuasi ke Mapolsek terdekat. "Ada sembilan tahanan. Sudah kami pindahkan," ujarnya.

    Menurut Rudy, aktivitas kantor pasti akan terkendala. Namun, pihaknya akan tetap berusaha untuk melayani masyarakat.

    Dia melanjutkan, masih ada beberapa bangunan di Polres Dharmasraya yang bisa dimanfaatkan untuk berkantor. Di antaranya gedung Satuan Reskrim.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.