Zulkifli Ajak Masyarakat dari Luar Partainya Mendaftar Caleg PAN

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kiri) didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (kanan) menyampaikan keterangan kepada wartawan mengenai Calon Gubernur Jawa Barat di Bandung, 25 Oktober 2017. ANTARA

    Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kiri) didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (kanan) menyampaikan keterangan kepada wartawan mengenai Calon Gubernur Jawa Barat di Bandung, 25 Oktober 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan mengatakan penjaringan bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari partainya akan menggunakan mekanisme terbuka. "Kami terbuka," kata Zulkifli ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan pada Kamis, 9 November 2017

    PAN membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk mendafarkan diri sebagai Bacaleg dari PAN dengan komposisi 70-30. "Dari internal PAN 30 persen, 70 persen dari masyarakat.”

    Baca: Amien Rais Minta PAN Keluar dari Koalisi ...

    Sejumlah partai sibuk mempersiapkan bacaleg untuk maju di tingkat daerah, provinsi dan juga nasional. Sebelumnya, partai baru yang telah lolos verifikasi administrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI) juga menggelar penjaringan kandidat. Proses seleksi dan penjaringan ini ditangani tim independen yang disiapkan serta disiarkan langsung lewat kanal-kanal media sosial.

    Menurut Zulkifli, komposisi 70-30 dipilih karena PAN ingin mengajak masyarakat berpartisipasi dan terlibat langsung. Ia berharap kepada siapa saja yang punya kompetensi, kapasitas dan intelektual untuk bisa menjadi Bacaleg dari PAN.

    Baca juga: Zulkifli Hasan: Tinggal MPR yang Belum Kena ...  

    "Ayo dong yang mau memperbaiki negeri ini, jangan cuma marah dengan DPR," kata Ketua MPR itu. Ia mengajak orang yang punya kapasitas, kalangan intelektual, dan berintegritas untuk bersama-sama membenahi negeri ini.

    Bagi kader PAN yang ingin maju menjadi anggota Dewan, ia harus melewati proses pengkaderan di internal. "Jenjang-jenjangnya ada kader dasar, ada kader utama," kata Zulkifli.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.