Politikus Demokrat Sebut AHY Bisa Naikkan Elektabilitas Jokowi

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersalaman dengan Agus Harimurti Yudhoyono saat menggelar open house di Istana Negara, Jakarta, 25 Juni 2017. TEMPO/Istman

    Presiden Joko Widodo bersalaman dengan Agus Harimurti Yudhoyono saat menggelar open house di Istana Negara, Jakarta, 25 Juni 2017. TEMPO/Istman

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengklaim sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai figur yang bisa menaikkan elektabilitas Jokowi pada pemilihan presiden (pilpres) 2019. Hal ini, kata Jansen, bisa dilihat dari hasil survei pada Oktober 2017 yang menyatakan tingkat elektabilitas Jokowi masih pada 40-50 persen.

    "Saya lihat dengan angka-angka ini Pak Jokowi tidak leluasa memilih calon wakil presidennya. Jadi dia butuh calon wakil presiden yang kalau mendampingi dia bisa mengerek elektabilitasnya ke atas," kata Jansen di ruang Media Center, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, pada Kamis, 9 November 2017.

    Baca juga: AHY Temui Prabowo Subianto di Kertanegara

    Hal itu disampaikan Jansen dalam sebuah diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema "Menakar Cawapres Potensial 2019”, yang diselenggarakan oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Bagian Humas dan Pemberitaan DPR. Dalam diskusi tersebut, selain Jansen, hadir pula anggota Fraksi PKB DPR, Maman Imanul Haq, dan juga pengamat politik dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Sirojudin Abbas.

    Menurut Jansen, peningkatan jumlah elektabilitas AHY sudah terlihat terutama setelah ia menjadi calon Gubernur DKI Jakarta pada Maret 2017. Peningkatan itu, kata dia, bisa dilihat dari hasil survei yang dilakukan oleh Indobarometer pada Maret 2017 dan dibandingkan dengan survei Roda Tiga Konsultan pada Oktober 2017.

    Dari hasil survei itu, Jansen mengatakan elektabilitas AHY menunjukkan tren positif menanjak selama periode Maret-Oktober. "Hari ini wakil presiden, paling tinggi AHY, di angka 14,3 persen," kata dia.

    Baca juga: Demokrat Pastikan Siapkan AHY Jadi Capres atau Cawapres 2019

    Menurut Jansen, hasil tren tersebut bukan terjadi secara tiba-tiba tapi hasil dari kerja keras. Kerja keras tersebut, kata dia, salah satunya hasil dari safari politik yang kini tengah dilakukan oleh AHY.

    "Kalau kata teman-teman media ini safari politik AHY katanya. Kalau safari itu kan jalan-jalan kan ke kebun binatang, ini enggak, ini lihat voters (pemilih) ini," ucap Jansen.

    Dengan tren data ini, pihaknya optimistis AHY bisa jadi salah satu tokoh yang diperhitungkan pada 2019. Jansen bahkan mengklaim AHY akan menjadi salah satu aktor penentu pada pilpres 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.