Tersangka Sebar Konten Porno ke Grup Nasional dan Internasional

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konferensi Pers Pengungkapan Tindak Pidana Pornografi di Mabes Polri, Jakarta, 9 November 2017. TEMPO/Andita Rahma

    Konferensi Pers Pengungkapan Tindak Pidana Pornografi di Mabes Polri, Jakarta, 9 November 2017. TEMPO/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Sub Bagian Operasi Satuan Tugas Patroli Siber pada Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri AKBP Susatyo Purnomo menuturkan modus yang dilakukan oleh para tersangka BDSM (bondage, discipline, sadism, dan masochism) dalam penyebaran konten porno. BDSM merupakan hubungan seksual yang melibatkan kekerasan fisik.

    "AM sebagai master 1 dengan sengaja mem-posting video dan foto konten asusila melalui akun FB emirjkt kepada berbagai grup FB BDSM di dalam dan luar negeri untuk mencari peminat baru," ujar Susatyo di Mabes Polri pada Kamis, 9 November 2017.

    Baca: Polisi Tangkap Pelaku Penyebar Konten Asusila BDSM

    Ada empat tersangka yang ditangkap. Seorang karyawan swasta, AM, 42 tahun, berperan sebagai master 1. Seorang terapis pijat, NH, 30 tahun, berperan sebagai slave. "Keduanya ditangkap pada Selasa, 7 November 2017," kata Susatyo.

    Setelah menangkap kedua orang itu, hari berikutnya, Rabu, 8 November 2017, polisi menangkap seorang karyawan swasta, RH, 28 tahun, yang berperan sebagai master 2. Kemudian, karyawan swasta, ER, 22 tahun, berperan sebagai slave 2.

    "Keempat tersangka mengikuti 17 grup FB BDSM Indonesia dengan member sebanyak 26.650 dan 20 grup FB Internasional dengan member 48.913. Total member 75.563," ujar Susatyo.

    Para tersangka akan dikenakan Pasal 45 Ayat (1) UU No 19 tahun 2016 tentang UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan atau Pasal 36 UU No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.