Pemusnahan Barang Ilegal, Wujud Nyata Bea Cukai Kualanamu Lindungi Masyarakat

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bea Cukai Kualanamu melaksanakan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) di PT Nitori Furniture Indonesia, Kawasan Industri Medan II, Sumatera Utara.

    Bea Cukai Kualanamu melaksanakan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) di PT Nitori Furniture Indonesia, Kawasan Industri Medan II, Sumatera Utara.

    INFO NASIONAL – Bea Cukai Kualanamu melaksanakan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) di PT Nitori Furniture Indonesia, Kawasan Industri Medan II, Sumatera Utara, Selasa, 31 Oktober 2017. BMN yang dimaksud adalah barang yang berasal dari hasil penindakan selama kurun waktu 2015 hingga 2017, yang ditegah di terminal kedatangan Bandara Internasional Kualanamu dan di gudang kargo pada wilayah kerja Bea Cukai Kualanamu. 

    Pemusnahan ini dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK.04/2014 tentang tata cara penyelesaian barang kena cukai dan barang-barang yang dikuasai Negara dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 240/PMK.06/2012 tentang tata cara pengelolaan barang milik negara untuk selanjutnya diusulkan peruntukannya kepada Direktorat Jenderal kekayaan Negara.

    Kepala Seksi PKC Bea Cukai Kualanamu Junaidy Noor menyebutkan jenis dan nilai barang yang dimusnahkan meliputi 14.735 buah produk tekstil (pakaian jadi), 9.792 buah kosmetik, 5.706 buah obat-obatan dan suplemen kesehatan, 20 botol minuman mengandung etil alkohol, 153.600 batang hasil tembakau (rokok), 1.113 buah produk makanan, 612 pasang alas kaki (sepatu dan sandal), 14 buah barang mengandung konten pronografi (sex toys dan foto), 109 buah telepon seluler, dan 1.551 buah barang lain, seperti spare parts bekas, compact disc, mainan plastik, dan cairan kimia. “Nilai taksir barang tersebut sebesar Rp 2.376.053.372,” ujarnya, Selasa, 7 November 2017.

    Kegiatan pemusnahan BMN, lanjut Junaidy, dihadiri beberapa instansi terkait, di antaranya Kejaksaan Negeri Deli Serdang, Polres Deli Serdang, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan, Badan Karantina Pertanian Medan, Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Hasil Perikanan Kelas I medan, PT Birotika Semesta (DHL Express), PT Indonesia Air Asia, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, blogger Medan, dan awak media.

    “Penindakan yang dilakukan terhadap barang-barang tersebut merupakan wujud nyata yang dilakukan Bea Cukai untuk melindungi masyarakat dari barang yang dilarang dan dibatasi terutama yang membahayakan masyarakat,” tuturnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.