Kasus Narkoba, Istri Wakil Ketua DPRD Bali Ditangkap di Jembrana

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menunjukkan barang bukti berupa senjata api dan paket sabu siap edar dari kediaman Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, Jero Gede Komang Swastika dari Partai Gerindra.

    Polisi menunjukkan barang bukti berupa senjata api dan paket sabu siap edar dari kediaman Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, Jero Gede Komang Swastika dari Partai Gerindra.

    TEMPO.CO, Denpasar - Ni Luh Dewi Ratna, istri Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bali I Komang Swastika, ditangkap polisi karena terlibat peredaran narkoba. Kepala Kepolisian Resor Kota Denpasar Komisaris Besar Hadi Purnomo mengatakan Ni Luh Dewi Ratna ditangkap di luar Denpasar.

    "Dewi diamankan di wilayah (Kabupaten) Jembrana, pukul 00.15 Wita," kata Hadi di Polresta Denpasar, Selasa, 7 November 2017. "Ditangkap di rumah saudaranya."

    Setelah ditangkap, Dewi menjalani pemeriksaan di Polresta Denpasar. Hadi masih menunggu pengembangan dari hasil penyidikan sementara. Saat penangkapan, Dewi tidak ditemukan bersama dengan Komang Swastika, yang termasuk daftar pencarian orang (DPO). "Kami masih cari (Komang Swastika). Mudah-mudahan segera menyerahkan diri," ujar Hadi.

    Baca: Terlibat Kasus Narkoba, Istri Wakil Ketua DPRD Ditangkap

    Berdasarkan keterangan sementara, diketahui Dewi dan Komang Swastika berpencar saat melarikan diri. Ihwal peran Dewi dalam kasus ini, Hadi belum bisa berkomentar. "Nanti, masih pemeriksaan. Kami mohon waktu 3 x 24 jam," tuturnya.

    Namun, kata Hadi, tidak ada upaya dari Dewi untuk membantah keterlibatannya dalam peredaran narkoba. "Dia sadar bersalah," ucapnya.

    Polisi telah menetapkan Komang Swastika sebagai tersangka kasus narkoba. Politikus Partai Gerindra itu diduga kuat sebagai bandar narkoba serta menjadikan rumahnya di Jalan Batanta, Denpasar, sebagai pusat transaksi barang terlarang itu. Komang Swastika dikenakan Pasal 112 tentang Narkotika dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

    Simak: Terlibat Peredaran Narkoba, Wakil DPRD Bali Jadi DPO

    Saat menggeledah rumah Komang Swastika, polisi menemukan narkoba jenis sabu, juga senjata api dan senjata tajam. Ancaman hukuman Komang Swastika adalah 20 tahun kurungan penjara. Sebelumnya, polisi menetapkan Komang, Dewi, dan salah satu kerabatnya, Wayan Suandana, sebagai DPO.

    Penggeledahan di rumah Komang Swastika dilakukan pada Sabtu, 4 November 2017. Penggeledahan bermula dari penangkapan enam orang tersangka kasus narkoba. Adapun barang bukti yang ditemukan adalah sabu seberat 22,52 gram dengan nilai keseluruhan sejumlah Rp 33.780.000.

    BRAM SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.