JK: Meme Setya Novanto Ibarat Karikatur, Tak Perlu Diproses Hukum

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim kuasa Kuasa Hukum Ketua DPR RI Setya Novanto menunjukan berkas saat menyambangi Unit 3 SubDit 2 Direktorat Pidana Cyber Bareskrim Polri, Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta, Rabu 1 November 2017.  Kedatangan terkait pelaporan tindak pidana penghinaan/pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh oknum kader partai politik. TEMPO/Subekti.

    Tim kuasa Kuasa Hukum Ketua DPR RI Setya Novanto menunjukan berkas saat menyambangi Unit 3 SubDit 2 Direktorat Pidana Cyber Bareskrim Polri, Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta, Rabu 1 November 2017. Kedatangan terkait pelaporan tindak pidana penghinaan/pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh oknum kader partai politik. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan meme Setya Novanto ibarat karikatur. Akun-akun media sosial yang memuat meme tersebut seharusnya tak diproses hukum.

    "Kalau semua meme-meme itu harus diadili, capeklah nanti pengadilan, karena begitu banyaknya meme-meme.," kata JK di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa, 7 November 2017.

    JK mengatakan meme adalah semacam karikatur. "Itu kan semacam karikatur, dan itu ekspresi," JK menambahkan.

    Baca juga: Pelaporan Meme Setya Novanto Dikhawatirkan Jadi Tren

    Tim kuasa hukum Setya Novanto melaporkan 68 akun atas penyebaran meme kliennya. Akun-akun tersebut dianggap telah mencemarkan nama baik Setya Novanto. Laporan dilakukan melalui Badan Reserse Kriminal Mabes Polri pada 10 Oktober 2017 dengan Nomor LP/1032/X/2017/Bareskrim. Jumlah akun yang dilaporkan meliputi 25 akun Twitter, 9 akun Instagram, dan 8 akun Facebook.

    Meme tentang Setya Novanto yang sakit dan tanda pagar The Power of Setnov sempat viral di media sosial. Masyarakat bereaksi lantaran Setya Novanto berhasil lepas dari statusnya sebagai tersangka korupsi proyek e-KTP setelah pengadilan memenangkan gugatan praperadilannya. Pihak kepolisian menyatakan akan melanjutkan kasus meme Setya Novanto.

    Baca juga: Polisi Tak Akan Hentikan Kasus Meme Setya Novanto

    JK mengatakan di luar soal meme, persoalan pokok dalam kasus Setya Novanto adalah penjelasan dokter. Pihak kedokteran harus menjelaskan status kesehatan Setya Novanto. "Sebenarnya kasus ini harus ada penjelasan dari dokter, harus dokter menjelaskan bahwa dia memang sakit," ujar JK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.