Nazaruddin Akan Dipanggil Lagi di Sidang E-KTP Andi Narogong

Reporter

Mantan Bendahara Partai Demokrat M Nazaruddin (tengah) bersiap memberikan keterangan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pekerjaan KTP elektronik (E-KTP) untuk tersangka Irman dan Sugiharto di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 3 April 2017. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, akan kembali dipanggil untuk memberikan kesaksian dalam sidang perkara korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP. Ia dijadwalkan datang pada Jumat, 10 November 2017.

“Rencana, Jumat, kami akan melanjutkan sidang e-KTP dengan menghadirkan saksi Muhammad Nazaruddin. Semoga dia tidak mangkir lagi,” kata jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Eva Yulistiana, pada Senin, 6 November 2017.

Baca: Eks Ketua Fraksi Demorkat Akui Terima Uang E-KTP dari Nazaruddin

Nazaruddin pernah dipanggil dua kali untuk menghadiri sidang kasus e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong. Namun ia mangkir dengan alasan sakit. Berdasarkan keterangan dokter di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, tempat Nazaruddin ditahan, tervonis kasus korupsi Wisma Atlet itu bisa mengikuti persidangan.

Baca: Soal Duit E-KTP, Nazaruddin: Pembicaraan Pembagiannya Sempat Ribut

KPK juga pernah memanggil Nazaruddin pada 16 Oktober 2017 untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo terkait dengan dugaan korupsi proyek e-KTP. Namun ia tak hadir.

Dalam kasus ini, Nazaruddin disebut membagikan jatah uang e-KTP kepada sejumlah anggota Komisi Pemerintahan DPR. Saat menjadi saksi pada persidangan terdakwa Irman dan Sugiharto, dia menyatakan semua anggota Komisi Pemerintahan, termasuk Menteri Dalam Negeri, menerima aliran dana e-KTP.

HARMANI






Selain Ferdy Sambo dan Istrinya, Inilah 4 Pasangan Pejabat yang Pernah Jadi Tersangka

45 hari lalu

Selain Ferdy Sambo dan Istrinya, Inilah 4 Pasangan Pejabat yang Pernah Jadi Tersangka

Tak hanya Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, berikut ini daftar pasangan pejabat yang menjadi tersangka sebuah tindak pidana.


Partai Demokrat Targetkan 15 Persen Kursi DPR, Pengamat: Kelihatannya Berat

22 Mei 2022

Partai Demokrat Targetkan 15 Persen Kursi DPR, Pengamat: Kelihatannya Berat

Pengamat menilai Partai Demokrat masih akan menanggung beban kasus korupsi yang mendera kadernya pada Pemilu 2024.


Angelina Sondakh Jalani Cuti Mulai Hari Ini, Ditjenpas: Dia Minta Maaf

3 Maret 2022

Angelina Sondakh Jalani Cuti Mulai Hari Ini, Ditjenpas: Dia Minta Maaf

Angelina Sondakh meminta maaf atas perbuatan yang membuatnya harus mendekam di penjara selama 10 tahun.


Kiprah Nazaruddin: Mantan Bendahara Demokrat yang Dituduh Hendak Dongkel AHY

4 Februari 2021

Kiprah Nazaruddin: Mantan Bendahara Demokrat yang Dituduh Hendak Dongkel AHY

Bekas Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin disebut-sebut menjadi salah satu aktor rencana untuk mendongkel kepemimpinan AHY


Bebas, Terpidana Kasus Hambalang Nazaruddin Akan Bangun Pesantren dan Masjid

13 Agustus 2020

Bebas, Terpidana Kasus Hambalang Nazaruddin Akan Bangun Pesantren dan Masjid

Nazaruddin dinyatakan bebas murni Kamis 13 Agustus 2020 setelah melalui masa cuti menjelang bebas (CMB) sejak 14 Juni 2020.


ICW Kecam Pemberian Remisi kepada Nazaruddin

18 Juni 2020

ICW Kecam Pemberian Remisi kepada Nazaruddin

Pemberian remisi kepada Nazaruddin yang totalnya 45 bulan 120 hari, menurut ICW, bukti Kemenkumham tidak berpihak pada pemberantasan korupsi.


Kata Ditjen PAS Soal Bebasnya Nazaruddin

17 Juni 2020

Kata Ditjen PAS Soal Bebasnya Nazaruddin

Humas Ditjen PAS Rika mengungkapkan muncul juga usulan dari Kepala Lapas Kelas I Sukamiskin agar Nazaruddin mendapat cuti menjelang bebas (CMB).


Bakal Bebas, Nazaruddin Pernah Lapor KPK 11 Kasus Dugaan Korupsi

17 Juni 2020

Bakal Bebas, Nazaruddin Pernah Lapor KPK 11 Kasus Dugaan Korupsi

Nazaruddin kini menjalani cuti menjelang bebas. Mendapat remisi 45 bulan 120 hari.


Bakal Bebas 13 Agustus, Nazaruddin Dapat Remisi 45 Bulan Lebih

16 Juni 2020

Bakal Bebas 13 Agustus, Nazaruddin Dapat Remisi 45 Bulan Lebih

Nazaruddin akan menjalani cuti dengan pengawasan dan bimbingan dari Balai Pemasyarakatan Bandung hingga bebas pada 13 Agustus 2020.


Kasus-kasus yang Ditangani Penyidik KPK Novel Baswedan

6 Januari 2020

Kasus-kasus yang Ditangani Penyidik KPK Novel Baswedan

KPK menyeret orang kepercayaan Setya, Fahd El Fouz yang diduga menarik uang Rp 18 miliar di hari yang sama ketika Novel Baswedan disiram air keras.