Demokrat Siapkan AHY untuk 2019, Roy Suryo: Belum Ada Keputusan

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putera sulung mantan Presiden SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (kanan) didampingi mantan Menpora Roy Suryo (tengah) menghadiri Kejuaraan Asia Karate SBY Cup XIV di Jakarta, 25 Februari 2017. Kejuaraan Karate se-Asia SBY Cup XIV 2017 tersebut diikuti oleh 1600 peserta. ANTARA FOTO

    Putera sulung mantan Presiden SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (kanan) didampingi mantan Menpora Roy Suryo (tengah) menghadiri Kejuaraan Asia Karate SBY Cup XIV di Jakarta, 25 Februari 2017. Kejuaraan Karate se-Asia SBY Cup XIV 2017 tersebut diikuti oleh 1600 peserta. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Demokrat, Roy Suryo, membantah bahwa putra mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), disiapkan untuk menjadi calon presiden atau calon wakil presiden pada Pemilu 2019. Menurut Roy, belum ada keputusan partai terkait dengan majunya Agus.

    "Soal Mas AHY, sampai hari ini tetap dalam pikiran kami adalah the next leader. Tapi, the next leader itu bisa posisi apa saja, tak terkecuali kepala daerah," ujar Roy di sela diskusi tentang registrasi kartu prabayar, Jakarta, Sabtu, 4 November 2017.

    Baca: Demokrat Pastikan Siapkan AHY Jadi Capres atau Cawapres 2019

    Sebelumnya, beredar kabar bahwa AHY sudah diputuskan akan menjadi capres atau cawapres dari Partai Demokrat. Sinyalemen itu timbul setelah AHY melakukan safari politik ke sejumlah tokoh, seperti Wakil Presiden Jusuf Kalla hingga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

    Menurut Roy, belum ada pembahasan apa pun terkait dengan masa depan AHY yang notabene bukan kader Partai Demokrat. Namun, kata dia, Demokrat mengapresiasi usulan-usulan pihak yang menginginkan AHY kembali ke medan pemilu.

    Simak: AHY Temui Prabowo Subianto di Kertanegara

    "Kami berterima kasih atas usulan yang ada, tapi biarkan Mas AHY mengalir, berkembang. Apa pun jadinya ia nanti, itu tergantung kehendak rakyat," ujar Roy.

    Roy berujar kedatangan AHY ke sejumlah tokoh politik tak lebih sebagai silaturahmi untuk menambah kemampuan politiknya. Ia berkata, AHY perlu belajar politik, menjaring masukan masyarakat, untuk kemudian memahami masalah apa saja yang ada di Indonesia.

    ISTMAN M
    .P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?