Diresmikan Jokowi, Jalan Tol Becakayu Mulai Beroperasi

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur Jabar Dedy Mizwar dampingi presiden Jokowi resmikan tol Becakayu (dok Pemprov Jabar)

    Wakil Gubernur Jabar Dedy Mizwar dampingi presiden Jokowi resmikan tol Becakayu (dok Pemprov Jabar)

    INFO JABAR – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mendampingi Presiden Joko Widodo saat meresmikan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Jumat, 3 November 2017. Jalan bebas hambatan tersebut mulai dioperasikan Sabtu, 4 November 2017.

    “Yang sudah bisa dipakai, panjangnya delapan kilometer,” kata Jokowi.

    Jalan Tol Becakayu sepanjang 21,04 kilometer dibagi dalam dua seksi. Seksi satu menghubungkan Kasablanka-Jaka Sampurna sepanjang 11 kilometer. Seksi dua menghubungkan wilayah Jaka Sampurna-Duren Jaya sepanjang 10,04 kilometer. Adapun yang siap dioperasikan, yakni Seksi 1B yang menghubungkan Cipinang Melayu-Pangkalan Jati dan Seksi 1C yang menghubungkan Pangkalan Jati-Jaka Sampurna.

    Presiden Jokowi mengatakan pembangunan jalan tol tersebut sempat mangkrak selama 21 tahun. “Kita tahu Jalan Tol Becakayu ini mangkrak selama 21 tahun, karena surat perintah kerja (SPK) itu sudah diberikan pada tahun 1996,” ucapnya.

    Deddy Mizwar mengatakan beroperasinya Jalan Tol Becakayu menambah pilihan masyarakat yang hendak mengakses Bekasi, Cawang, hingga Kampung Melayu. “Diharapkan tol ini juga mengurangi kemacetan, mengurangi volume kendaraan di sejumlah titik pada jam-jam sibuk,” ujarnya.

    Hadir pada acara peresmian Jalan Tol Becakayu, antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.