Di Sidang E-KTP, Setya: Saya Tidak Tahu dan Tak Terima Duit E-KTP

Ketum Golkar, Setya Novanto terlihat memejamkan mata saat Presiden Indonesia ke-3, B.J. Habibie berbicara pada seminar Golkar di Jakarta, 19 Oktober 2017. Senimar ini untuk memperingati HUT Golkar ke-53. Tempo/Ilham Fikri

TEMPO.CO, Jakarta - Saksi perkara korupsi kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP untuk terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong, Setya Novanto, menyampaikan klarifikasi atas sejumlah tudingan terhadap dirinya selama ini.

"Saya tidak sekalipun menerima uang dari proyek e-KTP," kata Setya di hadapan majelis hakim pimpinan John Halasan Butar Butar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Jumat, 3 November 2017.

Baca: Sidang E-KTP, Setya Novanto Hadir Ditemani...

Setelah dua kali mangkir dari persidangan, Setya memenuhi panggilan dari jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi. Ketua Umum Partai Golkar ini hadir di Pengadilan Tipikor sejak pukul 09.30, ditemani Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham dan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Mahyudin.

Ketua Umum Partai Golkar itu pernah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus e-KTP pada 17 Juli 2017. Setya, melalui Andi, diduga memiliki peran dalam proses perencanaan dan pengadaan proyek. “Tersangka menyalahgunakan kewenangan sehingga diduga mengakibatkan negara rugi Rp2,3 triliun,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo.

"Di ruang persidangan ini, banyak keterangan yang kami dapat bahwa dalam pembahasan proyek e-KTP, ada bagi-bagi uang, benar demikian?" kata John kepada Setya. Setya membantah."Saya betul-betul tidak mengetahui, Yang Mulia."

Baca juga: Hakim Cepi Iskandar Menangkan Praperadilan Setya Novanto...

Hakim kembali bertanya, "Anda ikut dalam arus pembagian uang ini?" Setya membantah lagi. "Itu fitnah yang sangat kejam dari pihak-pihak yang ingin menyudutkan saya, Yang Mulia."

Meski saat pembahasan proyek e-KTP Setya menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar, dia mengaku tidak banyak mendapat laporan dari anggota Golkar di Komisi Pemerintahan. "Saya sebagai pimpinan fraksi hanya mengarahkan agar pembahasan proyek e-KTP dilanjutkan saja, sesuai dengan mekanisme dan aturan."

Menurut Setya, tidak ada keharusan bagi anggota melapor secara rinci kepada dia sebagai pimpinan fraksi. "Memang pernah dilaporkan satu kali dalam rapat pleno fraksi, tapi kami sudah mempercayakan ke anggota di Komisi," ujarnya di persidangan perkara korupsi proyek e-KTP.






Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

14 September 2022

Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

Rekam jejak DPR, sudah beberapa anggota DPR yang dilaporkan kepada MKD. Setelah Setya Novanto dan Harvey Malaiholo, ada Puan dan Effendi Simbolon.


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

11 Agustus 2022

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyatakan aset milik Bank Aspac yang disita mencapai Rp 2 triliun.


Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

Satgas BLBI menyita aset obligos PT Bank Aspac di Bogor hari ini. Satu dari dua pemilik bank tersebut merupakan besar mantan Ketua DPR Setya Novanto.


Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

15 Mei 2022

Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

Kedua obligor BLBI ini menggugat Kementerian Keuangan dan meminta pengadilan menyatakan mereka bukan penanggung utang Bank Aspac.


KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

21 Maret 2022

KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

KPK melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos.


KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

12 Maret 2022

KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

Alex mengatakan KPK perlu mengetahui tindak pidana muasal Setya Novanto yang sedang disidik Bareskrim.


Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

2 Maret 2022

Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

Dirjen Lapas membenarkan Setya Novanto sempat berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin.


KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi E-KTP

3 Februari 2022

KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi E-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua tersangka dalam kasus korupsi e-KTP.


KPK Sebut Tak Punya Akun NFT Jualan Foto Koruptor

19 Januari 2022

KPK Sebut Tak Punya Akun NFT Jualan Foto Koruptor

KPK menyatakan juga tidak pernah melakukan kegiatan bersifat komersial untuk memperoleh keuntungan, seperti membuat akun NFT.