Menpora di Pornas: Kalau Korpri Berani Berkompetisi..

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menpora Minta PBSI dan Satlak Prima Bekerja Sama

    Menpora Minta PBSI dan Satlak Prima Bekerja Sama

    TEMPO.CO, YOGYAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo membuka perhelatan Pekan Olahraga Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Pornas Korpri) XIV tahun 2017 yang dipusatkan di Gor Amongrogo Yogyakarta, Kamis 2 November 2017.

    DI Yogyakarta didapuk menjadi tuan rumah even yang digelar mulai tanggal 1 hingga 8 November 2017 tersebut. Total ada 2.761 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari 37 Kementrian/Lembaga negara dan juga kontingen dari 34 provinsi di Indonesia.

    Ada tujuh cabang olahraga yang dipertandingkan dalam even ini. Meliputi tenis lapangan, voli, catur, tenis meja, bulutangkis, futsal dan senam Korpri dengan venue tiga kabupaten berbeda yakni Sleman, Bantul dan Kota Yogyakarta.

    BACA: Presiden Ajak Korpri Bersikap Profesional dan Netral  

    Menpora Imam Nahrawi menuturkan even Pornas ini menjadi solusi, agar kalangan abdi negara dalam tugas layanan publik lebih bugar, memiliki semangat sportifitas dan menumbuhkan solidaritas serta kebersamaan.

    "Kalau Korpri berani berkompetisi, maka atlit atlit yang muda juga harus makin bersemangat," ujarnya.

    Ketua Umum Korpri, yang juga Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh menuturkan Pornas membawa pesan secara tersirat bahwa Korpri saat ini berbeda dari masa lalu. “Korpri tak lagi terafiliasi kepentingan politik, dan menjadi semakin professional,” ujarnya.

    Mendagri Tjahjo Kumolo menuturkan, Pornas Korpri sebagai ajang untuk membangun rasa sportifitas, kegotong-royongan, dan membangun komunikasi antar PNS. "Saling komunikasi antar daerah, untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat," ujar Tjahjo.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.