Seorang WNI Kelompok Teroris ISIS Ditangkap di Filipina

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Filipina, Rodrigo Duterte tiba di Ground Zero untuk mendeklarasikan pembebasan kota Marawi, Filipina, 17 Oktober 2017. Kelompok militan Maute yang berafiliasi dengan ISIS, mengepung kota Marawi sejak Mei 2017. AP Photo/Bullit Marquez

    Presiden Filipina, Rodrigo Duterte tiba di Ground Zero untuk mendeklarasikan pembebasan kota Marawi, Filipina, 17 Oktober 2017. Kelompok militan Maute yang berafiliasi dengan ISIS, mengepung kota Marawi sejak Mei 2017. AP Photo/Bullit Marquez

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengatakan otoritas keamanan Filipina telah menangkap seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Muhammad Ilham Syaputra. Ia ditangkap dalam operasi pembersihan teroris di Marawi, Filipina, Rabu, 1 November 2017.

    "Ia ditangkap karena diduga menjadi anggota kelompok militan yang berbaiat kepada ISIS, Maute," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 2 November 2017.

    Baca juga: Tragedi Teror Bom Jalan M. H. Thamrin Diperingati

    Martinus mengatakan otoritas keamanan Filipina mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan Ilham, yakni granat, pistol, paspor, dan beberapa lembar mata uang asing.

    Saat ini, Polri sedang membangun komunikasi intens dengan otoritas keamanan Filipina terkait dengan langkah pemberian bantuan hukum, sebagaimana ketentuan yang diizinkan dalam aturan internasional.

    “Misalnya didampingi pengacara dan perlakuan pada tahanan harus sesuai dengan standar internasional,” ujarnya.

    Baca juga: ISIS, Abu Sayyaf, dan Maute Mau Dirikan Provinsi ISIS di Mindanao

    Menurut Martinus, Ilham diduga terlibat dalam teror bom Thamrin pada 2016. Namun polisi masih mendalami keterlibatan Ilham dalam bom Thamrin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.