JK Tantang Anies Baswedan Cari Solusi Soal Reklamasi Jakarta

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wapres JK memberi buku pada Anies Baswedan, di rumah dinas Wapres, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, 13 Oktober 2017. Buku tersebut berisi 100 kota terbaik di dunia versi Lonely Planet. Foto: Juru Bicara Wapres, Husain Abdullah.

    Wapres JK memberi buku pada Anies Baswedan, di rumah dinas Wapres, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, 13 Oktober 2017. Buku tersebut berisi 100 kota terbaik di dunia versi Lonely Planet. Foto: Juru Bicara Wapres, Husain Abdullah.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK kembali menegaskan bahwa penyelesaian masalah reklamasi teluk Jakarta, tak terkecuali Pulau C dan D, akan diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. JK pun mennantang Anies untuk mencari solusi untuk pulau-pulau yang sudah terlanjur jadi.

    "DKI itu nanti harus berikan solusi. Solusinya apa? Khususnya bagaimana penggunaan pulau yang sudah ada?" ujar Wapres JK saat menjadi pembicara Prospek Ekonomi Indonesia 2018, Jakarta, Kamis, 2 November 2018.

    Baca: Sudirman Ingatkan Anies bahwa Pulau Reklamasi Tak Bisa Dibongkar

    Dua hari lalu, JK menyampaikan bahwa sulit untuk tidak melanjutkan reklamasi pulau C dan D. Sebab, proses reklamasinya sudah kadung jalan dan akan memakan biaya yang besar jika ingin membongkarnya. Meski demikian, ia menegaskan, hal itu bukan berarti proyek reklamasi secara keseluruhan harus dilanjutkan.

    JK mengklaim dirinya sudah mambahas hal itu dengan Anies Baswedan beberapa waktu lalu. Wakil Presiden itu pun telah memberikan catatan bahwa pulau yang sudah terlanjur ada harus digunakan untuk kepentingan masyarakat.

    Sebagai catatan, reklamasi Pulau C dan D berlanjut setelah Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup mencabut sanksi administrasinya. Pencabutan sanksi itu menyusul dilengkapinya sejumlah persyaratan administrasi oleh pengembang PT Kapuk Naga Indah.

    Baca juga: Kerugian Proyek Reklamasi Jakarta Menurut Pakar Kelautan

    JK bisa memaklumi bahwa masalah reklamasi ini membingungkan bebagai pihak karena statusnya yang tak kunjung jelas. Namun ia optimistis masalah reklamasi ini akan beres karena berbagai upaya akan dilakukan pemerintah, terutama Pemprov DKI, untuk membereskan masalah-masalah yang ada.

    "Kita serahkan kembali masalah ini ke Gubernur DKI. Karena, dalam aturannya, pulau atau pantai itu berada di bawah keweangan Pemprov DKI Jakarta. Tapi, dengan satu catatan, kita tak mungkin membongkar yang sudah ada," ujar JK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.