Hari Galungan, Permintaan Sewa Kendaraan Naik hingga 100 Persen

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umat Hindu berkeliling wilayah desa dalam Tradisi Ngerebeg saat Hari Raya Galungan di Desa Adat Penglipuran, Bangli, Bali, 1 November 2017. Tradisi Ngerebeg tersebut dilakukan warga setempat untuk menolak bala sekaligus menetralisir dan menyucikan situasi pedesaan. ANTARA

    Umat Hindu berkeliling wilayah desa dalam Tradisi Ngerebeg saat Hari Raya Galungan di Desa Adat Penglipuran, Bangli, Bali, 1 November 2017. Tradisi Ngerebeg tersebut dilakukan warga setempat untuk menolak bala sekaligus menetralisir dan menyucikan situasi pedesaan. ANTARA

    TEMPO.CO, Denpasar - Asosiasi penyewaan kendaraan (Asperda) Bali mencatat lonjakan permintaan sewa khususnya mobil untuk memenuhi kebutuhan transportasi pribadi saat Hari Galungan.

    Sekretaris Dewan Pengurus Daerah Asperda Bali Made Mendra Astawa mengatakan lonjakan penyewaan mobil tercatat hampir mencapai 100 persen dibandingkan hari biasa. Lonjakan itu, kata dia, terlihat dari jumlah armada mobil anggota yang mencapai sekitar 80 hingga 100 unit sudah disewa selama rangkaian hari raya mulai dari Penampahan atau sehari jelang Galungan hingga sehari setelah hari raya yang disebut Umanis.

    Baca: Hari Galungan, Pura Besakih di Kaki Gunung Agung Padat Pengunjung

    Ia menyebutkan pemesan terbanyak adalah warga lokal Bali. Mereka menyewa mobil untuk pulang ke kampung halamannya. "Rata-rata pemesanan untuk sewa sampai tiga hari. Kemungkinan penyewa akan merayakan mulai Penampahan, Galungan dan Umanis," ucapnya.

    Menurut dia, sebagian besar daerah tujuan penyewaan adalah Singaraja di Kabupaten Buleleng. Sedangkan pemesanan kendaraan untuk rute luar Bali masih minim karena sebagian besar tersedot untuk pemesanan antarkabupaten di Pulau Dewata saat Galungan.

    Meski pemesanan kendaraan meningkat, ia mengatakan tidak ada peningkatan tarif sewa. Namun ia tak mau menjelaskan secara detail tarifnya.

    Baca juga: Pengungsi Gunung Agung Laksanakan Persembahyangan Galungan

    Hari Galungan yang dirayakan setiap 210 hari atau enam bulan sekali, akhir tahun ini jatuh pada Rabu, 1 November 2017. Sehari setelah Galungan umat Hindu memaknainya dengan Umanis Galungan yang biasanya dilakukan silaturahmi dengan keluarga dan kerabat serta menghabiskan waktu untuk berekreasi ke tempat wisata. Pemerintah setempat memberikan tiga hari libur fakultatif serangkaian Hari Galungan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.