Jawa Barat Gagas Pembentukan Karang Taruna Institut

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar Memberikan penghargaan pada Karang Taruna (dok Pemprov Jabar)

    Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar Memberikan penghargaan pada Karang Taruna (dok Pemprov Jabar)

    INFO JABAR– Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mendukung pembentukan Karang Taruna Institut yang digagas Karang Taruna Jawa Barat. Deddy berharap Karang Taruna Istitut memiliki tujuan yang jelas, terutama menghadapi ancaman di era globalisasi, seperti narkoba dan pornografi.

    "Yang penting goal-nya apa, di mana. Itu upaya-upaya mencapai goal saja. Rapat kerja inilah sebetulnya bagaimana tahapan kerja yang harus dilakukan. Jangan cuma berunding-berunding, Belanda masuk juga," ujar Deddy setelah membuka Rapat Kerja Karang Taruna Provinsi Jawa Barat, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Senin malam, 30 Oktober 2017.

    Karang taruna di Jawa Barat memiliki anggota lebih dari 5.000 desa serta 624 kecamatan. Deddy meminta karang taruna berperan aktif mengubah paradigma kaum muda agar menjadi pemuda yang hebat, berkarakter, juga memiliki daya saing.

    "Kita punya peluang bonus demografi. Ubah paradigmanya, dari job seeker menjadi job creator, misalnya,’’ ucapnya.

    Demiz, sapaan akrab Deddy, juga meminta karang taruna mengubah pandangan di masyarakat seperti pentingnya berpendidikan sampai jenjang perguruan tinggi. "Karang taruna harus punya peran mendorong bagaimana anak-anak muda melanjutkan sekolah,’’ katanya.

    Ketua Karang Taruna Jawa Barat Subchan Daragana mengatakan Karang Taruna Institut dikembangkan untuk menyadarkan masyarakat bahwa karang taruna bukan hanya organisasi kepemudaan semata.

    "Jadi karang taruna tidak hanya organisasi kepemudaan, tapi juga yang penting sebenarnya bagaimana mereka (para pemuda) paham bahwa karang taruna itu sebagai organisasi pelaksanaan sosial," tuturnya.

    Rapat Kerja Karang Taruna Jawa Barat 2017 digelar pada 30 Oktober-1 November 2017. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari Temu Karya Karang Taruna Jawa Barat pada April 2017 di Kota Bandung. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.