Registrasi Kartu Prabayar Bakal Mempermudah Tugas Polisi

Reporter:
Editor:

Riky Ferdianto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tips Registrasi Kartu Prabayar (Ilustrasi Farid Hardika)

    Tips Registrasi Kartu Prabayar (Ilustrasi Farid Hardika)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian RI Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto menilai kebijakan registrasi kartu prabayar bakal memudahkan tugas kepolisian. Menurut dia, hampir sebagian besar pelaku kejahatan memanfaatkan perangkat seluler.

    Baca: Registrasi Kartu SIM Prabayar Bukan Hoax

    "Hampir semua orang saat ini menggunakan telepon seluler untuk berkomunikasi. Tapi, karena identitas pemiliknya tidak teregistrasi dengan baik, kami mengalami kendala mencari para pelaku pidana," ujar Ari di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu, 1 November 2017.

    Menurut Ari, identifikasi terhadap pemilik kartu prabayar bakal memudahkan polisi menggali informasi penyelidikan. Ia meminta masyarakat mendukung kebijakan tersebut. "Jangan berpikir negatif, kebijakan itu akan digunakan secara bertanggung jawab demi kepentingan publik," katanya.

    Baca: Ini Cara Registrasi Kartu Prabayar, Mudah dan Sederhana

    Registrasi kartu prabayar dimulai pada 31 Oktober 2017 dan paling lambat 28 Februari 2018. Para pemilik kartu yang abai menjalankan aturan tersebut akan dijatuhi sanksi pemblokiran. Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 14 Tahun 2017.

    KARTIKA ANGGRAENI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.