Telkom Serahkan Apresiasi Smart City Readiness 2017

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diani terima apresiasi Smart City Readiness 2017 oleh Telkom  di Tangerang (30/10). (dok Telkom)

    Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diani terima apresiasi Smart City Readiness 2017 oleh Telkom di Tangerang (30/10). (dok Telkom)

    INFO NASIONAL– Untuk mempercepat transformasi digital di sektor pemerintahan, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus mengembangkan program Smart City Nusantara (SCN). Program SCN memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembangunan serta pengelolaan kota atau daerah guna meningkatkan kinerja pemerintah daerah.

    Dalam rangka meningkatkan implementasi program tersebut, Telkom secara khusus memberikan apresiasi Smart City Readiness kepada 52 pemerintah daerah yang sudah atau siap mengimplementasikan smart city.

    Penghargaan secara simbolis diserahkan Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan kepada tiga perwakilan pemerintah daerah, yaitu Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Tangerang Selatan, juga Kabupaten Tanah Bumbu. Penyerahan apresiasi ini dilakukan di kantor Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Senin, 30 Oktober 2017.

    Penghargaan kepada 49 pemerintah daerah lainnya akan diserahkan secara langsung oleh pimpinan Telkom lainnya di berbagai wilayah di Indonesia. Apresiasi yang diserahkan berupa sertifikat dan free layanan smart city selama setahun yang terdiri atas aplikasi informasi wisata, aplikasi e-Pelaporan, serta Wi-Fi managed service 10 access point yang dilengkapi dengan managed content Wi-Fi.

    “Apresiasi Smart City Readiness ini merupakan penghargaan kepada pemerintah daerah dalam mengimplementasikan smart city dan mendukung terciptanya kota broadband di Indonesia,” ujar Dian saat menyerahkan penghargaan. Pada kesempatan itu, Dian juga menyampaikan data dari hasil riset Bank Dunia. “Berdasarkan data itu menunjukkan, di negara berkembang seperti Indonesia, setiap kenaikan penetrasi broadband 10 persen akan berdampak pada kenaikan gross domestic product (GDP) sebesar 1.38 persen.”

    Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi & Informatika telah mencanangkan gerakan 100 kota smart city. Pada 2017, telah ditetapkan 25 kota smart city. Telkom sebagai badan usaha milik negara di bidang telekomunikasi digital turut berkontribusi dengan mengakselerasi program smart city ini melalui pencanangan program Smart City Nusantara sejak 2016. Penerapan konsep smart city dimaksudkan agar pemerintah daerah mampu memberikan pelayanan berkelanjutan, efektif, meningkatkan kenyamanan dan keamanan kehidupan masyarakat, serta mengutamakan kearifan lokal.

    Penghargaan kepada 52 pemerintah daerah diberikan kepada 25 pemerintah daerah kota dan kabupaten yang terpilih dalam assessment Gerakan Menuju 100 Smart City yang diinisiasi Kementerian Komunikasi pada 2017. Sedangkan, untuk 27 pemerintah daerah lainnya, apresiasi diberikan berdasarkan kriteria smart city Telkom dengan paramater kesiapan connectivity, content, juga collaboration.

    Penghargaan Smart City Readiness yang merupakan bagian dari program Smart City Nusantara merupakan wujud komitmen Telkom turut serta meningkatkan kinerja pemerintah daerah melalui implementasi teknologi informasi dan komunikasi. Penerapan Smart City Nusantara diharapkan membantu percepatan kemajuan daerah serta terciptanya pembangunan provinsi, kota, atau kabupaten yang berkelanjutan dari sisi ekonomi, sosial, juga lingkungan.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.