Polda Jatim Ambil Alih Penyelidikan Insiden Tol Pasuruan-Probolinggo

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konstruksi bangunan Tol Pasuruan-Probolinggo ambruk. twitter.com

    Konstruksi bangunan Tol Pasuruan-Probolinggo ambruk. twitter.com

    TEMPO.CO, Surabaya - Kepolisian Daerah Jawa Timur mengambil alih penyelidikan kasus insiden ambruknya girder proyek jalan tol Pasuruan-Probolinggo di Kecamatan Grati, Pasuruan. "Mulai hari ini kasus ini sepenuhnya akan diambil alih Polda Jawa Timur," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur Komisaris Besar Frans Barung Mangera kepada wartawan di Markas Polda Jawa Timur, Senin, 30 Oktober 2017.

    Polda Jawa Timur mengambil alih kasus itu karena tiga pertimbangan. Pertama, kasus itu menarik perhatian publik. "Bahkan sejak kemarin di media sosial berseliweran berita bohong mengenai jumlah korban yang tewas," kata Barung. Insiden itu menyebabkan satu pekerja proyek tewas dan melukai dua lainnya.

    Baca: Tim Labfor Selidiki Ambruknya Girder Tol ...

    Proyek ini termasuk proyek strategis nasional sehingga insiden itu berdampak pada kinerja pemerintah. Pertimbangan lainnya, bahwa kasus itu menyangkut kepentingan sosial yang luas.

    Hari ini, Polda Jawa Timur menurunkan tim laboratorium forensik ke lokasi kejadian di Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Pasuruan, untuk menyelidiki penyebab insiden. Tadi malam, Polda juga telah memeriksa 14 pekerja proyek.

    Baca juga: Girder Tol Pasuruan-Probolinggo Ambruk, 1 Tewas dan 2 Terluka...

    Polda juga berencana memanggil manajemen PT Waskita Karya (Persero) Tbk, perusahaan pelat merah yang mengerjakan proyek jalan tol Pasuruan-Probolinggo, untuk dimintai keterangan mengenai insiden itu. "Kami akan periksa pihak perusahaan."

    PT Waskita melalui siaran persnya menyatakan pengerjaan proyek jalan tol Pasuruan-Probolinggo sudah sesuai prosedur. PT Waskita juga akan memberikan santunan kepada keluarga korban, baik korban yang tewas maupun luka-luka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.