Terobosan Pembangunan Infrastruktur, Kemenhub: Dorong Perekonomian Bangsa

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mengecek pemasangan rel di lokasi pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.

    Pekerja mengecek pemasangan rel di lokasi pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.

    INFO NASIONAL- Pembangunan infrastruktur transportasi dapat mendorong pertumbuhan dan perkembangan perekonomian nasional. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, masa tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla, Indonesia sudah dapat bersaing secara internasional. “Tentunya dengan memberikan pelayanan yang baik, birokrasi yang mudah, murah, aman dan cepat sehingga akan ada banyak investor yang berinvestasi,” katanya.

    Beragam terobosan yang dilakukan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub) dalam tiga tahun ini, seperti pembangunan transportasi umum massal Light Rapid Transit (LRT), Mass Rapid Transit (MRT), dan Bus Rapid Transit (BRT) pembangunnya terus digenjot. Pembangunan MRT Jakarta sudah berjalan 80 persen, sedangkan LRT Jakarta sudah berjalan 20 persen. Masyarakat Jakarta dapat menikmati pelayanan kedua transportasi umum massal ini pada 2019.

    Kota Palembang juga membangun LRT untuk mendukung perhelatan olahraga internasional ASIAN GAMES 2018 yang akan digelar di Jakarta dan Palembang. Pembangunannya sudah berjalan 67 persen dan siap dioperasikan pada 2018 dan pengadaan BRT sebanyak 1.383 unit. Sejak 2015-2017 jumlah kota yang sudah terlayani jasa BRT meningkat dari 18 kota menjadi 34 kota. Jumlah pengguna transportasi umum meningkat dari 4 persen di 2015 menjadi 8 persen pada 2017.

    Selain itu, menurut Budi, telah diluncurkan pula bus Jabodetabek Residence Connexion (JR) sebanyak 38 unit, yang  melayani masyarakat yang tinggal di permukiman Bodetabek menuju ke pusat-pusat kegiatan perdagangan dan perekonomian sekitarnya. “Adapula Jabodetabek Airport Connexion (JA) yang disediakan untuk melayani kebutuhan masyarakat dari dan ke bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya.

    Perhatian Kemenhub tak hanya tertuju pada pembangunan infrastruktur transportasi di daerah perkotaan saja, tetapi secara menyeluruh mulai dari sektor darat, laut, udara, dan perkeretaapian di Indonesia. Pembangunan infrastruktur transportasi berguna untuk mendorong pemerataan perekonomian dan kesejahteraan yang berkeadilan, serta membuka kesempatan ekonomi, memudahkan mobilitas masyarakat, dan membangun konektivitas nasional.

    Kemenhub menetapkan bandara Kertajati yang berada di Majalengka ini sebagai bandara haji sehingga beban fungsi Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim akan terbagi ke bandara tersebut. Ini tentunya akan mengurangi kepadatan penumpang dan meningkatkan efektivitas serta efisiensi bandara-bandara tersebut.

    Begitu juga dengan pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang yang dapat berbagi beban fungsi dengan Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta. “Bandara Kertajati sudah kita tetapkan sebagai bandara haji. Kita akan selesaikan tahun depan. Kalau Kertajati menjadi bandara haji berarti fungsi-fungsi Halim dan Soetta tidak akan berat karena fungsinya terbagi-bagi,” kata Menteri Budi.

    Dengan dibangunnya Kertajati dan (pelabuhan) Patimban, menurut Budi, maka Jawa Barat bagian timur yang selama ini kurang mendapatkan fasilitas yang memadai bisa bertambah baik dan juga angkutan-angkutan yang tadinya ke Priok itu akan berpindah ke Kertajati dan Patimban. “Dan tentunya juga memberikan fungsi ekonomi yang baik sebagai contoh, Silangit,” ucapnya.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.