Pengamat Perkirakan Pilpres 2019 Ramai Tokoh Politik Muda

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agus Harimurti Yudhono saat menjadi pembicara Seminar Pemuda Internasional di Universitas Indonesia, Depok, Rabu, 13 September 2017. TEMPO/IRSYAN

    Agus Harimurti Yudhono saat menjadi pembicara Seminar Pemuda Internasional di Universitas Indonesia, Depok, Rabu, 13 September 2017. TEMPO/IRSYAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemilihan presiden (pilpres) 2019 dan konstelasi politik pada tahun-tahun mendatang diperkirakan akan ramai oleh tokoh politik muda. Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada, Ari Sujito, mengatakan sudah saatnya kepemimpinan negara diserahkan kepada kaum muda. “Bagi politikus tua, harus sadar diri tidak akan mendapat dukungan masyarakat,” ujarnya dalam rilis yang diterima Tempo pada Senin, 30 Oktober 2017.

    Ia menyebutkan beberapa tokoh muda yang berkualitas dan layak diperhitungkan dalam pilpres 2019 di antaranya Muhaimin Iskandar (PKB), Romy (PPP), Agus Harimurti Yudhoyono (Demokrat), TGB Zainul Majdi (Gubernur Nusa Tenggara Barat), Hari Tanoesoedibjo, Gatot Nurmantyo, dan Zulkifli Hasan.

    Baca: Diminta Maju di Pilpres 2019, Begini Kata ...

    Secara umum, Ari menilai partai politik tidak memiliki sistem pengkaderan yang baik dalam membina generasi muda. Hal itu membuat partai politik hanya menampilkan tokoh yang itu-itu saja. “Hanya beberapa partai yang memiliki kader muda berkualitas dan berkompetensi,” katanya.

    Jika memenangi pilpres 2019, ujar Ari, parpol harus menyiapkan kader muda. “Yang muda yang bakal menentukan kemenangan,” ucapnya

    Baca juga: Gerindra Tetap Usung Prabowo di Pilpres 2019

    Dari beberapa nama tokoh politik muda, ia memprediksi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar akan mendapat banyak dukungan. Menurut Ari, Cak Imin, sapaan Muhaimin Iskandar, memiliki segudang pengalaman organisasi dan politik. Selain itu, Cak Imin dianggap teruji memiliki kemampuan membangun koalisi dengan siapa saja, sepanjang sesuai dengan garis PKB dan kemaslahatan umat.

    Ari merasa Cak Imin tidak akan repot mencari pendamping serta tak sulit menjajaki koalisi dengan partai politik lain dalam pilpres 2019. “Akan banyak yang meminang Cak Imin,” tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.