8.000 Undangan Pernikahan Kahiyang Ayu Siap Diedarkan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gibran Rakabuming Raka menunjukkan undangan pernikahan Kahiyang, 29 Oktober 2017. Undangan tersebut menggunakan hard cover berbalut beludru warna merah. TEMPO/Ahmad Rafiq

    Gibran Rakabuming Raka menunjukkan undangan pernikahan Kahiyang, 29 Oktober 2017. Undangan tersebut menggunakan hard cover berbalut beludru warna merah. TEMPO/Ahmad Rafiq

    TEMPO.CO, Solo - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan mengundang delapan ribu tamu dalam acara pernikahan putrinya, Kahiyang Ayu dan Bobby Afif Nasution yang akan digelar pada 8 November 2017. Saat ini undangan tersebut telah selesai dicetak dan siap untuk diedarkan.

    Gibran Rakabuming, anak sulung Jokowi, sempat menunjukkan surat undangan kepada wartawan saat ditemui di kediaman Jokowi, Ahad 29 Oktober 2017. "Ini undangannya, kan sudah di-share Lambe Turah," katanya. Ketika itu, Gibran juga didampingi anggota keluarga yang lain.

    Baca: Jokowi Undang Organisasi Relawan ke Pernikahan Kahiyang Ayu

    Undangan tersebut sekilas mirip dengan undangan pernikahan Gibran dan Selvi Ananda yang berlangsung dua tahun lalu. Undangan itu menggunakan sampul hard cover berlapis beludru dengan hiasan gunungan wayang di bagian depannya.

    Perbedaannya terletak pada warna sampulnya. Undangan pernikahan Gibran dan Selvi ketika itu warnanya merah tua. Sedangkan, undangan pernikahan Kahiyang dan Bobby berwarna merah tetapi lebih cerah.

    Undangan Gibran waktu itu berisi empat lembar yang terdiri dari kartu pengambilan souvenir, lembar ayat Al Qur'an, lembar undangan serta lembar denah tempat resepsi. Sedangkan undangan Kahiyang hanya berisi satu lembar saja. "Memang lebih simpel," kata Gibran.

    Baca juga: Jokowi Pimpin Rapat Persiapan Pernikahan Kahiyang Ayu di Rumahnya

    Undangan pernikahan putri Jokowi in akan segera disebar kepada para tamu, baik pejabat maupun masyarakat umum dan organisasi relawan. Resepsi untuk menyambut para tamu akan digelar pada siang dan malam hari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.