PSI Ungkap Dana Partainya Diperoleh dari Pengusaha Menengah

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PSI Grace Natalie (kiri) memasangkan jaket ke anggotanya mantan jurnalis Ratu Isyana Bagoes Oka yang mendaftar menjadi calon Legislatif di Jakarta, 20 Oktober 2017. Ia merupakan mantan presenter di sejumlah stasiun televisi. Tempo/ Fakhri Hermansyah

    Ketua Umum PSI Grace Natalie (kiri) memasangkan jaket ke anggotanya mantan jurnalis Ratu Isyana Bagoes Oka yang mendaftar menjadi calon Legislatif di Jakarta, 20 Oktober 2017. Ia merupakan mantan presenter di sejumlah stasiun televisi. Tempo/ Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia Tsamara Amany mengatakan partainya memperoleh dana untuk kegiatan dari sejumlah pengusaha. Namun, dia enggan membeberkan siapa saja nama pengusaha tersebut.

    "Selama ini disokong dana oleh pengusaha-pengusaha menengah," ujar Tsamara dalam acara bertajuk Seminar Muda Mudi Lawan Korupsi di The Green Corner, Jakarta Selatan pada Ahad, 29 Oktober 2017. Tsamara mengklaim para pengusaha tersebut tidak terafiliasi dengan partai politik tertentu.

    Baca juga: 800 Anggota PSI Ikuti Proses Bakal Caleg 2019

    Sebelumnya kepada Tempo, Ketua Umum PSI Grace Natalie membenarkan ada sejumlah pengusaha yang menjadi donatur untuk partainya. Salah satunya adalah Jeffrie Geovanie. Jeffrie merupakan mantan politikus Golkar yang kini menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah. Jeffrie saat ini lebih banyak bermukim di Singapura.

    Tsamara mengatakan PSI juga menjalankan sistem penggalangan dana dari masyarakat. Publik bisa menjadi anggota partainya dengan menyumbang Rp 100 ribu sampai Rp 1 juta setiap tahun. Tsamara mengklaim, uang sumbangan dari masyarakat tersebut bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya. PSI akan menggunggah laporan keuangan partai ke dalam website PSI.

    Baca juga: Begini Cara PSI Meningkatkan Elektabilitas di Pemilu 2019

    "Masyarakat akan bisa mengakses laporan tersebut dan melihat uangnya digunakan untuk apa saja," kata Tsamara. Langkah tersebut diambil PSI supaya mendorong masyarakat berani menyumbang ke partai politik.

    CATATAN KOREKSI: Judul berita ini diubah pada Senin 30 Oktober 2017 pukul 18.13 karena tidak mencerminkan isi berita. Redaksi mohon maaf atas kesilapan ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.