Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Status Awas Gunung Agung Diperpanjang Hingga 14 Hari

Reporter

image-gnews
Warga membawa hasil kebun dengan pemandangan Gunung Agung yang kini masih berstatus awas, di Kota Amlapura, Karangasem, Bali, 19 Oktober 2017. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat aktifitas gunung tersebut masih tergolong tinggi. ANTARA
Warga membawa hasil kebun dengan pemandangan Gunung Agung yang kini masih berstatus awas, di Kota Amlapura, Karangasem, Bali, 19 Oktober 2017. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat aktifitas gunung tersebut masih tergolong tinggi. ANTARA
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Bali Made Mangku Pastika, kembali memperpanjang status siaga darurat bencana Gunung Agung selama 14 hari (27 Oktober hingga 9 November 2017), untuk memberikan kemudahan akses dalam menangani ancaman letusan gunung setinggi 3.142 mdpl ini.

"Perpanjangan status siaga darurat bencana atau level awas Gunung Agung ini sudah ketiga kalinya dilakukan, guna memberikan kemudahan akses dalam menangani ancaman letusan Gunung Agung," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo P Nugroho, dalam keterangan persnya, Sabtu, 28 Oktober 2017.

Sutopo mengatakan, perpanjangan masa keadaan darurat ini juga bertujuan untuk memudahkan akses dalam pengerahan personil, penggunaan anggaran, pengadaan dan distribusi logistik maupun administrasi.

Baca juga:Status Awas, Aktivitas Kegempaan Gunung Agung Masih Tinggi

Saat ini jumlah pengungsi Gunung Agung tercatat sebanyak 133.457 jiwa yang tersebar di 385 titik pengungsian yang berada di sejumlah kabupaten/kota di PulaunBali.  "Perpanjangan masa awas Gunung Agung ini guna membantu memenuhi kebutuhan dasarnya pengungsi," ujarnya.

Ia menerangkan, hingga 37 hari sejak ditetapkan status Awas Gunung Agung belum terlihat tanda-tanda letusan. "Jumlah kegempaan terus menurun dan deformasi relatif stabil," ujarnya.

Adapun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan Status Awas hingga saat ini dengan rekomendasi radius sembilan kilometer ditambah sektoral 12 kilometer dari puncak kawah tidak boleh ada aktivitas masyarakat. "Dalam waktu dekat, PVMBG akan mengevaluasi status Gunung Agung berdasarkan kondisi terkini," ujarnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Baca juga: Kerugian Akibat Status Awas Gunung Agung Mencapai Rp 2 Triliun

Dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan selama status Awas Gunung Agung cukup besar. Kerugian ekonomi diperkirakan Rp1,5 triliun hingga Rp2 triliun.  Kemudian, hilangnya pekerjaan para pengungsi yang merugi hingga Rp204,5 miliar, sektor pertanian, peternakan, kerajinan Rp100 miliar, serta sektor pertambangan dan pembangunan Rp200-500 miliar.

"Kerugian ini belum memperhitungkan sektor pendidikan dan kesehatan yang juga terdampak langsung," ujarnya.

Sampai sekarang Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten/Kota terus melakukan penanganan darurat dibantu Pemerintah Pusat dari Kementerian/Lembaga, NGO, dunia usaha dan masyarakat.  "BNPB mengkoordinasikan potensi nasional dengan mendirikan pos pendampingan nasional di Karangasem Bali," ujarnya.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tak Hanya Basarnas, Ini Lembaga Nonkementerian yang Dipimpin Militer

3 hari lalu

Kantor Basarnas. Google
Tak Hanya Basarnas, Ini Lembaga Nonkementerian yang Dipimpin Militer

Selain Basarnas, beberapa lembaga nonkementerian dipimpin oleh militer. Siapa saja lembaga tersebut?


BNPB Gelar ARDEX 2023, Simulasi Penanganan Bencana Tingkat Asia Tenggara

4 hari lalu

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan AHA Centre, menggelar Asean Regional Disaster Emergency Response Simulation Exercise (ARDEX-2023) di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa, 1 Agustus 2023. (BNPB)
BNPB Gelar ARDEX 2023, Simulasi Penanganan Bencana Tingkat Asia Tenggara

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan ARDEX kali ini diikuti oleh peserta dari negara yang berada di wilayah Asia Tenggara.


Menjelang Puncak El Nino Agustus-September, BNPB Ajak Masyarakat Hemat Air

6 hari lalu

Hutan yang dibakar di luar kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, 1 November 2015. Kebakaran hutan ini diperparah dengan fenomena alam El Nino, yaitu berkurangnya curah hujan yang menyebabkan kemarau panjang. Ulet Ifansasti/Getty Images
Menjelang Puncak El Nino Agustus-September, BNPB Ajak Masyarakat Hemat Air

Fenomena El Nino dikhawatirkan akan berdampak pada ketersediaan air atau kekeringan juga ketahanan pangan.


Kelaparan di Papua Tengah, Kepala BNPB: Tanaman Jagung Mati karena Suhu Dingin yang Luar Biasa

6 hari lalu

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat mendampingi Menko PMK Muhadjir Effendy memberikan keterangan pers seusai pembukaan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di Nusa Dua, Bali, Rabu 25 Mei 2022. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nym.
Kelaparan di Papua Tengah, Kepala BNPB: Tanaman Jagung Mati karena Suhu Dingin yang Luar Biasa

BNPB menjelaskan kondisi kelaparan di Papua Tengah diakibatkan fenomena cuaca ekstrem hujan es yang mengakibatkan tanaman jagung mati.


Pura Lempuyang Ditutup 2-6 Agustus 2023, Salah Satu Pura Paling Dihormati di Bali

8 hari lalu

Pura Lempuyang. Shutterstock
Pura Lempuyang Ditutup 2-6 Agustus 2023, Salah Satu Pura Paling Dihormati di Bali

Pura Lempuyang akan ditutup pada 2 - 6 Agustus 2023, karena akan diadakan upacara Pujawali. Begini profil salah satu pura yang dihormati di Bali.


Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang NTT, Warga Berhamburan

13 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang NTT, Warga Berhamburan

BMKG merevisi kekuatan guncangan gempa menjadi magnitudo 5,7.


Karhutla Lahap 400 Hektare di 13 Kabupaten di Kalsel, 4 Helikopter Dikerahkan

15 hari lalu

Pesawat komersial bersiap mendarat di tengah kabut asap akibat kebaran lahan di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat 23 Juni 2023. Berdasarkan tabel kualitas udara Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Jumat (23/6) kualitas udara di Banjarbaru mengalami kenaikan dari baik ke sedang hal ini diakibatkan salah satunya dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai meluas di Kalsel. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Karhutla Lahap 400 Hektare di 13 Kabupaten di Kalsel, 4 Helikopter Dikerahkan

Empat unit helikopter dioperasikan guna menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan.


BNPB Bantu Perbaikan Jembatan Terdampak Banjir Lahar Dingin Lumajang

27 hari lalu

Petugas BPBD lumajang meninjau lokasi banjir lahar hujan di DAS Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Jumat 7 Juli 2023. Banjir tersebut menyebabkan jembatan penghubung Malang-Lumajang terputus dan longsor di beberapa lokasi yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia. ANTARA FOTO/HO/BPBD Lumajang
BNPB Bantu Perbaikan Jembatan Terdampak Banjir Lahar Dingin Lumajang

Untuk saat ini, Jalur Piket Nol KM 59 yang terdampak banjir lahar dingin sudah bisa diakses.


Pemerintah Kabupaten Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai Banjir Lahar Dingin dan Tanah Longsor

29 hari lalu

Warga melintas di Jembatan Gantung Kaliregoyo di Dusun Sumberwuluh, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu 8 Juli 2023. Jembatan yang memiliki panjang 198 meter dan menjadi penghubung Desa Jugosari dengan Desa Sumberwuluh. tersebut putus akibat diterang banjir lahar hujan. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Pemerintah Kabupaten Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai Banjir Lahar Dingin dan Tanah Longsor

Pemerintah Kabupaten Lumajang menetapkan status tanggap darurat untuk menghadapi bencana banjir lahar dingin dan tanah longsor.


Banjir di Pangandaran, BNPB Imbau Warga Tetap Waspada Bencana Hidrometeorologi

29 hari lalu

Situasi banjir yang melanda wilayah Pangandaran, Jawa Barat, Kamis, 7 Juli 2023. Dok. BNPB
Banjir di Pangandaran, BNPB Imbau Warga Tetap Waspada Bencana Hidrometeorologi

Banjir yang melanda wilayah Pangandaran terjadi setelah hujan intensitas sedang hingga lebat melanda sejak Kamis lalu.