Menteri Budi Karya: Pembangunan Rel Kereta Api di Sulsel Lamban

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    TEMPO.CO, Makassar - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pembangunan proyek rel kereta api trans Sulawesi memang lamban. Sebab, investasi yang dibutuhkan sangat besar. Nilainya mencapai Rp 9 triliun untuk membangun rel kereta sepanjang 147 kilometer.

    "Jadi kira-kira Rp 5 triliun dari pemerintah dan Rp 4 triliun dari KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha)," kata Budi saat mengunjungi pembangunan rel kereta di Kelurahan Mangkoso Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Jumat, 27 Oktober 2017.

    Menurut Budi, selain anggaran, proyek ini juga terkendala pembebasan lahan. "Tapi kita target akhir 2018 tuntas 47 kilometer yang dibangun," katanya. Untuk itu pemerintah akan menyiapkan dokumen tender dalam tiga bulan. Selanjutnya tenderdibuka pada Februari 2018. Sebab, kata dia, jika hanya melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah itu tidak akan mencukupi untuk seluruh proyek infrastruktur. "Sejumlah perusahaan sudah ada yang berminat tapi kita belum buka tender.”

    Baca: Proyek Kereta Api di Kaltim, Investor Rusia Siapkan Rp 48 Triliun

    Saat ini, kata Budi, pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran senilai Rp 2 triliun dengan rincian Rp 1,4 triliun tahun 2017 dan Rp 600 miliar tahun 2018. "Dana itu untuk pembebasan lahan dan konstruksi."

    Ia menargetkan pemerintah bisa menyelesaikan prasarana sepanjang 47 kilometer dalam jangka waktu dua tahun hingga ke Pelabuhan Garongkong. Recananya rel kereta sepanjang 47 kilometer itu akan dioperasikan untuk mengangkut logistik. "Kami berharap ini bisa menjadi daya tarik pihak swasta."

    Proyek rel kereta api trans-Sulawesi tersebut bakal menghubungkan Kota Parepare-Kota Makassar. Namun untuk tahap awal diprioritaskan pembangunan landasan rel di lahan sepanjang 30 kilometer.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.