Suami Kena OTT KPK, Sekda Jombang Tak Masuk Kerja

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekda Jombang Ita Triwibawati saat diwawancarai usai penggeledahan KPK di ruang kerjanya di kantor Pemkab Jombang, Senin petang, 5 Desember 2016. Penggeledahan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Ita dan suaminya, Bupati Nganjuk Taufiqurahman, yang kantornya juga digeledah KPK di Pemkab Nganjuk. TEMPO/ISHOMUDDIN

    Sekda Jombang Ita Triwibawati saat diwawancarai usai penggeledahan KPK di ruang kerjanya di kantor Pemkab Jombang, Senin petang, 5 Desember 2016. Penggeledahan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Ita dan suaminya, Bupati Nganjuk Taufiqurahman, yang kantornya juga digeledah KPK di Pemkab Nganjuk. TEMPO/ISHOMUDDIN

    TEMPO.CO, JOMBANG– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang Ita Triwibawati tak masuk kerja, Kamis, 26 Oktober 2017. Ita yang merupakan isteri dari Bupati Nganjuk Taufiqurahman diduga ikut dimintai keterangan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 25 Oktober 2017, di Jakarta. OTT ini dikembangkan dengan penyegelan beberapa ruang kerja pejabat instansi pemerintahan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

    Dalam OTT tersebut diamankan belasan orang termasuk diantaranya Taufiqurahman. Belum diketahui apakah Ita juga terjaring OTT atau hanya dimintai keterangan setelah OTT. Yang pasti, Ita izin tidak masuk kerja untuk hari Rabu dan berangkat ke Jakarta pada Selasa, 24 Oktober 2017.

    Salah satu staf di Bagian Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Jombang membenarkan bahwa Ita hari ini tak masuk kerja. “Beliau berangkat ke Jakarta pada Selasa dan hari ini (Kamis) tidak masuk kerja,” kata staf yang enggan disebut namanya ini, Kamis, 26 Oktober 2017.

    BACA: Kena OTT KPK, PDIP Sebut Bupati Nganjuk Sering Diperingatkan 

    Menurutnya, ia masih sempat berkomunikasi dengan atasannya itu pada Selasa siang untuk menanyakan persiapan penyambutan kunjungan pejabat TNI di Jombang. “Selasa malam saya konfirmasi lagi tapi handphonenya sudah tidak aktif,” ujarnya.

     Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko membenarkan jika Ita tak masuk kerja hari ini. “Beliau hanya izin tidak masuk kerja hari Rabu karena ada keperluan di Jakarta,” katanya. Nyono tak memastikan apakah Ita terkait dengan kasus yang menimpa suaminya yang juga Bupati Nganjuk atau tidak. “Sampai hari ini kami belum menerima pemberitahuan resmi dari KPK, kami tunggu hasil dari KPK,” katanya.

     Pada Desember 2016 lalu, KPK juga pernah menetapkan Bupati Nganjuk Taufiqurahman sebagai tersangka kasus korupsi. KPK juga sempat menggeledah dan menyita dokumen dari ruang kerja Taufiqurahman di Pemkab Nganjuk dan ruang kerja Ita di Pemkab Jombang. KPK juga menyita dokumen APBD Jombang tahun 2008-2016 dan menyita sejumlah mobil mewah milik keluarga Ita.

     Pasangan suami isteri ini memiliki sejumlah kelompok usaha dan perusahaan yang banyak terlibat dalam proyek pembangunan fisik di Jombang dan Nganjuk. Namun Taufiqurahman menggugat KPK melalui pra peradilan dan pengadilan mengabulkannya sehingga KPK menghentikan penyidikan. Kali ini KPK mengelar OTT atas Bupati Nganjuk Taufiqurahman diduga terkait suap mutasi jabatan yang melibatkan sejumlah pejabat di Pemkab Nganjuk.

    ISHOMUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.