Dukung Ridwan Kamil, PPP Minta Anggaran untuk Pesantren

Reporter:
Editor:

Riky Ferdianto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjawab pertanyaan wartawan terkait pengusungan dirinya sebagai calon Gubernur Jawa Barat, di kantor DPP PPP, Tebet, Jakarta, 24 Oktober 2017. twitter.com/DPP_PPP

    Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjawab pertanyaan wartawan terkait pengusungan dirinya sebagai calon Gubernur Jawa Barat, di kantor DPP PPP, Tebet, Jakarta, 24 Oktober 2017. twitter.com/DPP_PPP

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan mengusung Ridwan Kamil dan UU Ruzhanul Ulum sebagai pasangan calon Gubernur Jawa Barat mendatang. PPP menitipkan pesan kepada keduanya untuk memprioritaskan anggaran pendidikan diniyah seperti pondok pesantren jika terpilih.

    "Sejauh ini perhatian pada bidang ini masih sangat kurang," ujar Ketua Umum PPP, Romahurmuzziy, usai mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan Emil-UU di Sekretariat Nasional Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP, Jalan Tebet Barat IX, Jakarta Selatan, Selasa, 24 Oktober 2017.

    Baca: PPP Resmi Usung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018

    Romi, panggilan akrab Romahurmuzziy, menilai anggaran untuk pendidikan diniyah dan pesantren perlu ditingkatkan. Komitmen tersebut perlu diperjuangkan untuk meningkatkan mutu pendidikan lembaga pendidikan Islam yang banyak tersebar di Jawa Barat. "Pasangan ini harus memberikan perhatian berupa insentif," kata dia.

    Selain itu, Romy juga meminta pasangan ini untuk memberi perhatian kepada marbot-marbot masjid. Kepemimpinan Emil (panggilan Ridwan Kamil) juga perlu mengentaskan tingkat kemiskinan di Jawa Barat dengan memperluas lapangan pekerjaan. "Ini bisa dilakukan lewat insentif bagi lembaga keuangan mikro dengan Badan Usaha Milik Desa," ujarnya.

    Baca: PPP Calonkan Ridwan Kamil Asalkan Dukung Jokowi di Pilpres

    Dukungan PPP terhadap pasangan Emil-UU resmi diumumkan malam ini. Emil yang sebelumnya telah mendapat dukungan dari Partai NasDem dan PKB dipastikan tak akan kesulitan mendapatkan tiket pencalonan. Sebab jumlah kursi koalisi ketiga partai tersebut cukup syarat pencalonan yang ditetapkan sebanyak 20 kursi.

    DIAS PRASONGKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.